7 Sifat-sifat Produk Pertanian [Wajib Tahu Sebelum Terjun Usaha Pertanian]

684 View

Sifat-sifat Produk Pertanian – Walaupun terkadang nampak sepele, terjun di usaha pertanian tak semudah yang dibayangkan.

Dulu saat baru masuk Fakultas Pertanian (masih mahasiswa baru), orang-orang tetangga banyak yang skeptis dan bertanya, kok kuliah mahal-mahal cuman buat jadi petani. 😂

Petani-petani di sekitar sini gada yang kuliah, banyak lulusan SD tapi buktinya bisa jadi petani semua. Bahkan yang sukses tak sedikit.

Saya saat itu hanya senyum-senyum tipis dan sesekali menjelaskan bahwa sangat banyak hal yang kita dapatkan di kampus.😜

Tentunya kita tak hanya sekedar jadi petani biasa setelah lulus nanti. Namun bisa jadi ahli pertanian yang bermanfaat. Bisa kerja jadi PNS PPL di Dinas Pertanian, cita-cita favorit mahasiswa pertanian kala itu.

Baca juga :

Ya, setuju atau tidak, banyak hal yang perlu kita pelajari. Banyak hal yang kita dapatkan tak melulu soal teknis cara menanam atau budidaya.

Misalnya saya sendiri yang lulusan fakultas pertanian, ternyata juga faham mengenai cara membuat website/blog, cara menulis artikel dll yang dulunya sedikit pernah diajarkan saat di kampus.🤩

Jadi tak hanya ilmu menanam saja. Dan kalau hanya itu, memang betul, tak perlu belajar ratusan SKS selama 5 tahun (saya lulus 5 tahun hehe🤭🤭🤭).

Di luar itu anda juga perlu belajar tentang management usahatani, pasar, sampai pengetahuan yang paling teknis mengenai komoditas yang akan anda tanam, misal soal lokasi tanam (ketinggian berapa yang optimal, jenis tanahnya apakah cocok, apakah tersedia air disana).

Baca juga : Ini Nih Mata Kuliah Yang Akan Dipelajari Mahasiswa Pertanian

Makanya sebelum memutuskan untuk terjun di usaha pertanian khususnya usahatani, calon petani perlu melakukan studi kelayakan usahatani.

Studi kelayakan bisa memastikan apakah usahatani tersebut bisa :

  • Dilaksanakan atau tidak,
  • Menguntungkan atau tidak,
  • Serta berkelanjutan atau tidak.

Hal teknis yang tak kalah penting harus di ketahui oleh calon pelaku usahatani adalah mengenai sifat-sifat produk pertanian.

Karena bagaimana pun, produk pertanian sangat berbeda jauh dengan produk non pertanian atau industri. Hal ini tak terlepas dari fakta bahwa yang kita kelola adalah makhluk hidup.

1. Sifat Produk Pertanian, Tidak Seragam

sifat produk pertanian
Salah satu sifat produk pertanian, tidak seragam

Jika produk industri dapat menghasilkan produk yang seragam, tidak untuk produk pertanian. Misalnya, dalam satu pohon jeruk tidak akan bisa menghasilkan buah-buah jeruk yang memiliki kualitas yang sama dan identik.

Untuk mengatasinya petani memilih benih yang tersertifikasi yang dijamin keseragamannya. Sehingga diharapkan hasil panen nanti juga seragam bentuk dan beratnya.

Sekalipun anda menanam benih yang diklaim tingkat keseragaman 99 persen, namun saat ditanam tak menjamin hal tersebut terjadi. Seringkali terdapat CVL (Campuran Varietas Lain) sehingga bentuk dan ukurannya juga akan beragam.

Untuk mengatasi hal tersebut, petani bisa melakukan sortasi dan grading. Jadi nanti tinggal pisahkan hasil panen yang beratnya sama, bentuk atau warna sama, sehingga harganya pun juga bisa beda.

2. Sifat Produk Pertanian, Produktivitas Tanaman Naik Turun

Produktivitas tanaman adalah hasil berupa tonase panen persatuan luas, misal 10 ton per hektar, 300 kg per tanaman dan lain-lain.

Karena tanaman adalah makhluk hidup maka produktivitas tertentu adalah hanya angka perkiraan atau estimasi.

Jadi angka hasil panen dengan menanam sekian ribu tanaman tidak musti hasilnya konstan atau tetap angka segitu. Bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari itu.

Beda dengan produktivitas produk industri yang memproduksi barang mati, tentu bisa dihitung dan dipastikan angka yang dihasilkan misal dalam satu hari, atau satu bulan.

3. Makan Banyak Tempat

Produk pertanian dari hasil panen budidaya di lahan adalah bahan mentah (raw material) yang mempunyai massa dan volume yang besar sehingga membutuhkan alat pengangkutan yang besar dan tempat penyimpanan yang luas.

Sayangnya meskipun memiliki ukuran yang besar namun nilainya kebanyakan dianggap kecil misal singkong, ketimun, waluh dan lain-lain.

Hanya ada beberapa produk pertanian yang harga atau nilainya fantastis karena memang untuk memproduksinya cukup sulit misalnya vanili, safron, dan lain-lain.

Baca juga : [Fantastis] Inilah 8 Komoditas Pertanian Termahal Di Pasar Dunia

Untuk mengatasi hal di atas, maka calon pelaku usahatani perlu memikirkan tempat yang akan digunakan sebagai penyimpanan seperti gudang.

Bagikan Artikel Ini Bosque, Thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *