bt
Menu

Mudahnya Membuat Pupuk Kalium Organik Cair

15/12/2017 | Pupuk dan Pestisida

Belajartani.comSobat BT, sebagaimana judul “Mudahnya Membuat Pupuk Kalium Organik Cair”, kali ini saya akan posting artikel tentang bagaimana membuat pupuk kalium organik atau alami dengan mudah.

Setelah kampanye GO Organik dikampanyekan, dan semakin banyaknya orang peduli dengan lingkungan dan kesehatan maka hal-hal yang berbau organik semakin banyak diminati banyak orang.

Yap, tak terkecuali soal pupuk organik juga juga banyak petani yang coba membuatnya. Dengan bahan yang mudah didapatkan serta murah harganya tapi kita bisa menghasilkan pupuk yang berguna untuk tanaman anda.

Penasaran bagaimana mudahnya membuat pupuk kalium organik cair? Baiklah, kalo gitu simak sampai selesai ya 🙂

Manfaat, Peran dan Fungsi Pupuk Kalium bagi Tanaman

Sabut kelapa. Image source : antaranews.com

Sebelum membahas bagaimana cara membuat, kita akan me-refresh kembali beberapa manfaat , peran dan fungsi pupuk berunsur kalium bagi tanaman, yaitu :

1. Mempercepat proses pembungaan dan pembuahan

2. Berperan untuk memperkuat organ tanaman, daun, bunga dan buah agar tidak mudah rontok

3. Meningkatkan ketahanan tanaman dari kondisi cekaman lingkungan, baik itu kekeringan atau dari serangan penyakit.

4. Meningkatkan kualitas, mulai dari rasa, warna serta bobot panen

5. Meningkatkan daya simpan buah dan tidak mudah busuk

Berdasarkan poin-poin diatas, pupuk kalium yang bersifat mobile (bergerak dalam bentuk ion K+ dalam sel/jaringan tanaman), mempunyai peran yang cukup vital dalam memperkuat ketahanan tanaman, sehingga tanaman mampu bertahan dari kekeringan serangan penyakit yang berakibat pada kegagalan tanaman dalam membentuk buah dan buah (tidak mudah rontok).

Gejala Kekurangan Kalium

Kekurangan Kalium (K) atau Potassium biasanya dapat diketahui dari gejalanya yang khas yakni ; daun-daun terutama daun tua akan mengeriting tetapi tidak merata. Kemudian timbul bercak-bercak bewarna merah kecoklatan, lantas daun akan mengering dan mati.

Anda bisa mengetahui gejala tanaman kekurangan kalium, atau unsur lainya dengan meihat gejala pada daunnya. Cara mudah mengetahui kekurangan kalium bisa anda baca pada artikel berikut >>  Cara Mudah Mengukur Kekurangan Unsur Hara (Plant Deficiency Guide) dari Daun Tanaman

Jenis Pupuk Kalium

Pupuk kalium yang biasa dan umumnya petani gunakan (kadar K tinggi) adalah jenis pupuk kimia atau anorganik yakni KCl (Kalium Klorida), KNO3 (Kalium Nitrat) dan ZK (Kalium Sulfat). Ke-3 nya masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Anda bisa membacanya pada artikel berikut >> Untuk Kebutuhan Kalium, Pilih Pupuk ZK, KCl atau KNO3 ?

loading...

Bahan yang Mengandung Kalium Organik/Alami

Bahan yang mengandung kalium organik tinggi antara lain rebung, air kelapa dan sabut kelapa. Agar bisa digunakan, bahan sumber kalium organik tinggi tersebut harus difermentasikan terlebih dahulu.

Cara Membuat Pupuk Kalium Organik/Alami Cair

Cara membuat pupuk organik cair pada prinsipnya tak jauh berbeda saat membuat pestisida nabati  (PESNAB) ataupun zat pengatur tumbuh (ZPT) organik. Karena dari bahan organik maka perlu diuraikan dengan cara difermentasikan.

Proses fermentasi sendiri digunakan dengan memakai mikroorganisme lokal atau EM4 (Effective Microorganisme). Selain agar proses ekstraksi (penguraian) berjalan dengan sempurna, fermentasi bertujuan agar proses penguraiannya berjalan lebih cepat serta menetralisir bau yang ditimbulkan.

Sebelum mulai membuat, jangan lupa siapkan bahan dan alat yang diperlukan. Nah kali ini kita coba buat pupuk kalium organik cair dengan bahan air dan sabut kelapa dulu, namun jika anda bisa mengumpulkan bahan lainnya tentu itu lebih baik.

Bahan-bahan :

  • Sabut kelapa 20 kg
  • Air kelapa 1 liter
  • Air bersih 40 liter
  • EM4 100 ml
  • Tetes tebu/gula pasir 100 ml/100 gram

Alat-alat :

  • Drum bekas
  • Timbangan
  • Pisau
  • Saringan

Langkah-langkah membuat pupuk kalium organik cair :

  • Siapkan sabut kelapa dan timbang 20 kg (potong kecil-kecil)
  • Lalu kemudian masukkan kedalam drum
  • Lalu tuangkan air bersih kira-kira 40 liter
  • Kemudian tuangkan bahan-bahan lain seperti air kelapa, gula dan EM4.
  • Kemudian aduk merata dan tutup rapat
  • Biarkan 2-3 minggu hingga fermentasinya sempurna
  • Buka dan lihat apakah air rendaman telah berubah warna kehitaman
  • jika iya, pupuk organik cair telah dapat digunakan

Cara Aplikasi Pupuk Kalium Organik Cair

  1. Disemprotkan pada daun, yakni pada tanaman yang hendak memasuki fase generatif atau pembungaan. Untuk dosisnya kurang lebih 1-2 liter/tangki (karena organik, belum ada dosis pasti).
  2. Dikocorkan pada lubang tanam atau pada lubang pupuk. Dosisnya kurang lebih 1 liter/timba 8 liter (karena organik, belum ada dosis pasti).

Baca juga :  7 Tanaman Pestisida Nabati, Yang Terbukti Efektif Mengendalikan Hama Kutu-kutuan serta Cara Pembuatannya

Penutup

Membuat pupuk kalium organik cair ternyata mudah, bukan? Dengan teknis yang mudah, biaya yang murah tentu siapapun bisa membuatnya. Selain menghemat biaya, tentu pemakaian pupuk organik dapat menghindari kerusakan tanah akibat pemakaian pupuk kimia yang berlebihan.

Nah, kini waktunya bagi anda untuk mencobanya? Why not…? 😀

Sekian dan terimakasih ^^

 

Salam hangat 🙂

BelajarTani.com

Bagikan ke teman anda :
  • 3
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    3
    Shares

Tambahkan sebagai teman

Arsip BelajarTani.com

Choose Language

Follow BelajarTani.com

Terimakasih telah mengunjungi BelajarTani.com, Jangan lupa like and share ya Sob..! [HL♥PISD]