7 Tanaman Pestisida Nabati, Yang Terbukti Efektif Mengendalikan Hama Kutu-kutuan serta Cara Pembuatannya

221467 View

7 Tanaman Pestisida Nabati, Yang Terbukti Efektif Mengendalikan Hama Kutu-kutuan serta Cara Pembuatannya – Bagi insan tani Indonesia, istilah pestisida nabati (pesnab) bukanlah istilah yang asing di telinga mereka. Sudah banyak petani dan praktisi pertanian Indonesia yang mulai menerapkan aplikasi pesnab ini.

Terutama sejak adanya Program Go Organic di berbagai daerah, kampanye sesuatu yang berbau organik seperti beras organik, pupuk organik, termasuk pestisida organik (nabati) terus digencarkan di pelosok nusantara.

#Apa itu Pestisida Nabati?

Pestisida nabati adalah pestisida yang dibuat dari fermentasi dan ekstraksi tanaman atau tumbuhan yang mengandung bahan aktif tertentu dan efektif dalam mengendalikan Hama Penyakit Tanaman (HPT).

Pesnab memiliki cara kerja yang sangat spesifik antara lain :

  • Aromanya yang khas efektif mengusir serangga hama
  • Merusak perkembangan telur, larva, dan pupa
  • Menghambat nafsu makan serangga hama
  • Menghambat pergantian kulit
  • Menghambat pergerakan hama
  • Membuat steril (mandul) serangga jantan
  • Menghambat reproduksi serangga betina
  • Menghambat perkembangan patogen penyakit

#Mengapa Pestisida Nabati?

Aplikasi pestisida kimia yang tidak efektif (berlebihan dan tidak tepat sasaran), seperti yang kita ketahui saat ini, bisa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan rantai makanan loh. Pestisida kimia itu bisa memicu timbulnya resistensi hama, kepunahan spesies hewan langka, serta kerusakan ekosistem (rantai makanan) akibat sisa-sisa residunya.

Nah, kalau pestisida nabati ini justru kebalikannya, yaitu memiliki banyak keunggulan dibandingkan pestisida kimia. Berikut ini beberapa keunggulan aplikasi pesnab :

1. Cara membuatnya mudah, serta murah biayanya. Hal ini disebabkan bahan yang dibutuhkan untuk membuat pesnab tersedia melimpah di sekitar kita. Jadi siapapun bisa membuatnya…!

2. Efektif serta tidak menyebabkan resistensi atau kekebalan pada hama penyakit.

3. Aman bagi manusia dan lingkungan (residunya mudah terurai) sehingga tidak menyebabkan efek keracunan yang parah. Inilah point terpenting…! Bahan makanan yang diproduksi dengan pesnab tentu tidak mengandung residu yang jika dikonsumsi akan beresiko (bahaya) bagi kesehatan.

Tak ada yang sempurna di dunia ini…! Apa yang mempunyai kelebihan tentu mempunyai kekurangan, termasuk pestisida nabati ini. Kekurangan pestisida nabati antara lain :

1. Daya kerjanya lambat. Sehingga tidak dapat membunuh hama secara cepat.

2. Dosis dan takarannya tidak sekaurat pestisida kimia.

3. Tidak tahan sinar matahari, tidak dapat disimpan terlalu lama.

4. Aplikasi perlu dilakukan berulang-ulang untuk memastikan hasil yang lebih efektif.

#7 Tanaman yang Efektif  sebagai Pestisida Nabati untuk Mengatasi Kutu-Kutuan

Pestisida Nabati
Hama Wereng. Sumber gambar : irri.org

Setiap orang yang berkecimpung di bidang pertanian tentu tahu bahwa harga insektisida untuk pengendali kutu-kutuan (Aphids, Myzus, wereng), Thrips, mite (tungau) serta hama penghisab tanaman lainnya (seperti walang sangit) harganya cukup mahal.

Namun,  kebanyakan tidak tahu bahwa ada beberapa jenis tanaman bisa menjadi alternatif pengendalian hama tersebut. Selain efektif, pembuatannya cukup mudah juga. Apa sajakah tanaman itu? Berikut 7 tanaman pestisida nabati yang terbukti efektif untuk pengendalian  kutu-kutuan, trips dan hama penghisab daun batang tanaman.

1.Bawang Putih (Allium sativum)

Bawang putih mengandung bahan aktif utama Allisin yang bersifat antibiotik (antibakteri). Pestisida nabati bawang putih efektif untuk mengendalikan beberapa hama tanaman seperti wereng, walang sangit, dan penggerek batang padi. Selain efektif pada hama kutu-kutuan, bawang putih juga efektif mengatasi penyakit layu akibat jamur Fusarium dan bakteri Ralstonia pada tanaman cabai dan tomat dengan aplikasi pengocoran.

2.Tembakau (Nicotiana tabacum)

Daun tembakau mengandung bahan aktif Nikotin. Pestisida nabati daun tembakau efektif untuk mengendalikan hama penghisap seperti Aphis sp, walang sangit, penggerek batang, selain berfungsi sebagai insektisida, tembakau juga bisa digunakan untuk mengatasi penyakit Blast (bercak daun berbentuk belah ketupat pada padi).

3.Mimba (Azadirachta indica)

Pestisida Nabati
Pohon Mimba (Neem Tree). Sumber gambar : wikipedia.org. Under Atribution Share Alike License

Biji dan daun mimba mengandung bahan aktif Azadirachtin, Salanin, Nimbenen, dan Mellantriol. Pestisida organik mimba efektif untuk mengendalikan ulat, hama penghisap (kutu-kutuan), jamur, bakteri, nematoda, dan sebagainya.

Pestisida organik mimba dapat dibuat dari biji atau daunnya. Selain sebagai insektisida, ektrak mimba juga berfungsi sebagai fungisida untuk pengendalian layu akibat Fusarium dan Phytophthora, dan bakterisida pengendali bakteri Ralstonia.

Bagikan Artikel Ini Bosque, Thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *