Apa Alasan Anda Jadi Petani ? Sebuah Refleksi di Hari Tani Nasional

9555 View

Apa Alasan Anda Jadi Petani ? Sebuah Refleksi di Hari Tani Nasional – Hallo sobat Belajartani.com, apa kabar anda semua? Semoga selalu diberikan kesehatan dan kebahagiyaan yes..! Serta diberi kemudahan dalam melakukan aktivitas sehari-hari anda.

Hari ini tepat tanggal 24 september 2018. Ada yang tau hari ini hari apa? Yap, betul hari ini adalahi Hari Tani Nasional.

Sebagaimana hari nasional lain, seperti hari pahlawan dan hari guru, peringatan hari tani mengingatkan kita semua bahwa petani itu bagian tak terpisahkan dari bangsa ini.

Pertanian dan petani, dari dulu, saat ini dan seterusnya tetap akan jadi ruh dari bangsa Indonesia. Pertanian tak bisa dipisahkan dari sejarah bangsa ini.

Pertanian akan tetap ada dan berjaya, bila memiliki generasi penerus yang senantiasa sungguh-sungguh belajar tani, menguasai inovasi serta adopsi teknologi.Alasan Jadi Petani

Sungguh-sungguh tidaknya petani saat ini, tak lepas dari motivasi atau alasan-alasan yang mendorongnya menjadi seorang petani.

Kalau anda lihat di forum/group diskusi petani di fesbuk, saat ditanya “apa alasan menjadi petani?”. Jawabannya cukup beragam.

Alasan mengapa mereka jadi petani cukup banyak. Oiya, petani yang dimaksut disini adalah petani pemilik/penggarap, bukan buruh tani.

Apa saja alasan-alasan jadi petani? Simak hasil poling berikut ini sob.

1.Hobi

Bertani akan menyenangkan jika dijadikan sebagai hobi. Sama seperti anda yang punya hobi mancing, walau terkadang tak produktif, nyatanya anda asyik-asyik saja walaupun harus berpanas-panas dan kehujanan, pulang tak membawa hasil pula.

Apalagi ini pertanian, kegiatan yang produktif. Menghasilkan apa yang telah kita tanam. Tentu kepuasan tersendiri. Terutama melihat hasil karya kita bisa bermanfaat buat orang banyak.

2.Kebebasan waktu

Menjadi petani sebetulnya ia menjadi seorang wirausaha atau pengusaha. Ciri utama pengusaha adalah memiliki kebebasan waktu. Kapan ia akan bekerja, kapan ia mau berhenti, liburan, terutama waktu bersama keluarga, dia sendiri lah yang menentukan.

Gada orang memerintah dia. Beda jauh sama pegawai, apa-apa musti apa kata atasan mah itu. Jadi petani mah bebas. Bagi yang muslim sholat 5 waktu jadi terjaga tepat waktu.

3.Karena warisan

Mempunyai orang tua petani, selain mewarisi way of life atau mentalitas petani, biasanya yang diwariskan adalah sawah atau tegal.

Otomatis mau tak mau daripada tidak dimanfaatkan ya rugi. Lagipula sedikit banyak sudah tau bagaimana sawah atau lahan tersebut dikelola, ya tancap gas lah.

4.Pengaruh lingkungan

Bisa lingkungan keluarga atau sekitar tempat tinggal anda. Tak sedikit yang menjadi petani karena melihat kesuksesan tetangga, atau saudara.

Apalagi masyarakat kita dikenal “latah”, ikut-ikutan atau mudah “membebek”. Tapi kalo positif, ya ga masalah sih haha

Tempat tinggal di desa dengan banyak sawah menjadi potensi yang perlu dimanfaatkan. Salah satunya dengan bertani, usaha tani menjadi petani. Asyik kan?

5.Mencintai alam

Saya kira ini hampir sama dengan hobi atau passion. Walau untuk mencintai alam tak harus menjadi petani terlebih dulu, atau menjadi pendaki gunung.

Bertani sebagaimana alam, mengajarkan pada kita tentang kesabaran, pentingnya sebuah proses dan manisnya sebuah keberhasilan. Ea ea ea…!

6.Jauh dari korupsi

Jadi petani biar gak korupsi? Ah lucu juga alasan yang ini ya sob. Saya pikir kurang tepat, karena pekerjaan apapun dekat dengan korupsi terutama jika tak memiliki keyakinan agama yang kuat.

Dalam pertanian, sebetulnya banyak petani yang berprilaku korupsi, seperti tindakan mengambil air hak petani lainnya. Masalahnya banyak petani yang tak sadar kalau itupun korupsi…hehehe

7.Pekerjaan yang mulia

Petani memang pekerjaan yang mulia. Banyak makhluk yang bisa makan dan bertahan hidup karena makanan yang diproduksi oleh petani.

Baca juga : Petani, Sosok Pahlawan Yang Kian Dilupakan

Automatis akan banyak pahala yang petani dapatkan karena membantu banyak makhluk hidup bisa makan dan bertahan hidup.

Selain itu dengan bertani berarti membuka peluang pekerjaan untuk orang lain sehingga bisa mengurangi tingkat pengangguran.

8.Pensiun dari profesi lama

Banyak pensiunan pegawai seperti pensiunan tentara, polisi atau guru yang mengisi hari tua nya dengan bertani.

Baca juga : Pak Susno Duadji aja mau jadi petani, masak kamu nggak?

Ada levelnya sekedar bertani kecil-kecilan di halaman rumah atau pekarangan (home gardening). Bertani mengisi hari tua memang cukup menyenangkan.

9.Jenuh kerja kantoran

Selain menjadi petani karna masa bakti atau masa kerja habis, ada juga yang menjadi petani karena pensiun dini. Alias jenuh dengan pekerjaan saat ini. Malas diperintah, malas dengan ritme pekerjaan yang penuh tekanan.

Pekerjaan kantoran, penampilan rapi nyatanya tingkat stressnya tinggi dengan gaji tak seberapa. Hijaunya pemandangan sawah nyatanya efektif menghilangkan rasa stress. Walau tak lagi ber Ac, namun AC alami bikin hati adem dan tentrem.

10.Iseng-iseng untuk usaha sampingan

Bagikan Artikel Ini Bosque, Thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *