Di Prancis, Penyiangan Rumput Sudah Pakai Robot Penyiang Gulma

Robot Penyiang Gulma – Hallo sobat belajartani.com, teknologi pertanian di era pertanian 4.0 bisa dibilang mengalami kemajuan yang sangat cepat dan pesat.

Negara-negara maju di Eropa, di China, Jepang dan Amerika hingga kini masih berlomba-lomba untuk menemukan berbagai inovasi terbaru dalam bidang pertanian.

Tantangan utama pertanian dunia seperti pertambahan penduduk, perubahan iklim serta berkurangnya jumlah petani memaksa peneliti pertanian untuk menemukan teknologi yang jauh lebih efisien namun dapat meningkatkan produktivitas.

Pertanian ke depan kita lihat akan semakin mengarah kepada teknologi automasi (automation technology). Apa itu teknologi automasi?

Pertanian 4.0 lekat erat dengan teknologi automasi

Teknologi automasi adalah teknologi yang memanfaatkan mesin, robot, peralatan elektronik dan sistem komputer (termasuk gadget/smartphone) untuk mengoperasikan dan mengendalikan proses produksi sebuah barang.

Dalam konteks pertanian, teknologi automasi adalah sebuah teknologi yang memungkinkan pekerjaan pertanian dapat dilakukan oleh mesin daln alat-alat canggih yang bekerja secara otomatis dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intellegence (AI).

Anda mungkin mengenal beberapa teknologi automasi yang sudah digunakan pada sektor pertanian seperti traktor tanpa awak (autonomous tractor), pesawat tanpa awak (drone), robot pemanen strawberry dan lain-lain.

Baca juga :

Nah kali ini sebagaimana judul artikel, kita akan mengulas salah satu teknologi automasi bidang pertanian yaitu sebuah robot atau mesin penyiang gulma yang dapat bekerja secara otomatis yang bernama Dino.

Dino; si robot penyiang gulma

Dino adalah robot penyiangan yang dibuat oleh perusahaan asal Prancis, Naio Technologies, yang dirancang untuk mempermudah penyiangan pada usaha tani sayuran skala besar atau komersial.

Dino, yang ada di pasaran sejak 2017 itu, dapat bekerja secara otomatis untuk menyiangi tanaman secara mekanis, dengan kecepatan 4 km/jam Dino mampu menyiangi lahan seluas 4 hektar dalam satu hari.

Mekanisme kerja dari robot penyiangan Dino

Bagaimana mekanisme kerja dari robot penyiangan Dino?

  1. Membuat peta plot, yakni menentukan area mana yang akan dilalui Dino.
  2. Bekerja dengan deteksi GPS, robot Dino bekerja secara mandiri dis emua barisan tanaman sayuran/bedengan.
  3. Dino mendeteksi tanaman, robot Dino mendeteksi tanaman dibantu oleh kamera, kemudian memposisikan alat penyiangan (tools) sedekat dan se-presisi mungkin dengan tanaman sayuran.

Alat penyiangan mekanis (tools) robot Dino ada 2 jenis :

  1. Hoe shares

    Robot Dino dengan hoe shares. Sumber : naio-technologies.com
  2. Rotary hoes

    Robot Dino dengan rotary hoes. Sumber : naio-technologies.com

Dari uraian di atas, bisa kita simpulkan bahwa robot Dino bekerja dengan energi listrik, secara mandiri dengan bantuan perangkat teknologi GPS dan teknologi kamera sensor.

Kedua perangkat di atas membantu memposisikan alat pada barisan tanaman sayuran serta mampu mendeteksi mana tanaman sayur dan mana gulma.

Dino sangat efektif untuk menyiangi gulma pada tanaman sayuran seperti wortel, bawang merah, sawi-sawian atau selada, yang ditanam di bedengan atau tanpa bedengan.

Keuntungan menggunakan obot penyiang gulma Dino

Dengan sistem kerjanya yang canggih itu, maka ada beberapa keuntungan yang diperoleh dari penggunaan robot Dino antara lain :

  1. Mengatasi masalah semakin sulit/langkanya tenaga kerja sektor pertanian, sekaligus mengurangi biaya tenaga kerja penyiangan (weeding)
  2. Hemat dan fleksibel waktu, sehingga petani bisa fokus pada pekerjaan lain yang jauh lebih penting
  3. Mengurangi penggunaan herbisida kimia sehingga usaha pertanian anda dapat menghasilkan produk pertanian sehat.

Nah sobat belajartani.com, itulah ulasan singkat tentang robot Dino, sebuah robot penyiangan yang bekerja dengan teknologi automasi.

Semoga bermanfaat ya…

Bagikan Artikel Ini Bosque ! Trims.

Leave a Reply

Your email address will not be published.