Apa itu Pertanian Modern ? Seberapa Modern Pertanian Kita ?

Pertanian Modern – Seringkali kita mendengar dan mengucapkan frasa itu. Tapi apakah sudah kita mengetahui pengertian dari pertanian modern ?

Apakah pertanian yang sudah kita jalankan ini tergolong modern atau sebaliknya. Sudah seberapa modern pertanian kita?

Itu semua bisa kita tahu dengan mengetahui terlebih dahulu arti pertanian modern serta ciri-ciri yang melekat padanya. Mari kita bahas sobat tani.

Arti dari Pertanian modern

Kata modern menurut KBBI, berarti terbaru atau mutakhir. Jadi pertanian modern adalah pertanian yang menerapkan praktek dan teknik/teknologi budidaya yang paling mutakhir.

Mutakhir kalo kita cek di KBBI memiliki arti terakhir, terbaru dan modern. Jadi pada pertanian modern itu menjalankan teknik yang terbaru pada zaman itu.

Rekomendasi :  Inilah Drone Untuk Pertanian, Lihat Apa Saja Yang Bisa Dikerjakannya !

Kata modern mempunyai punya banyak lawan kata antara lain lama, sederhana, terbelakang, tertinggal, kuno, antik, klasik, lawas, tradisional dan konvensional.

Dari sekian banyak lawan kata modern di atas, kata tradisional dan konvensional lah yang paling banyak digunakan sebagai anti tesis dari pertanian modern.

Kata tradisonal menurut KBBI adalah sikap, cara berpikir dan bertindak yang selalu berpegang teguh pada norma dan adat kebiasaan yang ada secara turun temurun. Sementara konvensional berarti kesepakatan umum seperti adat, kebiasaan atau kelaziman.

Jadi, pada pertanian tradisional teknik budidaya dan peralatan yang digunakan massih memegang erat tradisi atau warisan turun menurun dari generasi terdahulu.

Perbedaan pertanian modern vs pertanian tradisional

pertanian modernMaka antara pertanian modern vs pertanian tradisional atau pertanian konvensional terdapat perbedaan-perbedaan yang cukup jauh.

Sehingga, jika di head to head kan dengan pertanian di era sekarang maka praktek pertanian yang berdasarkan tradisi akan nampak jadul, tertinggal atau gak up-to-date.

Modern sendiri sebenarnya relative sifatnya. Artinya apa yang dinilai saat ini sebagai sesuatu yang modern, 5 tahun atau 10 tahun ke depan mungkin dianggap tidak modern lagi. Lebih-lebih pada saat itu ditemukan hal baru yang dianggap lebih baik.

Rekomendasi :  5 Cara Meningkatkan Hasil Produksi Pertanian

Selain itu, apa yang dianggap modern di suatu tempat bisa jadi sudah tidak dianggap lagi modern di tempat lain. Misalnya penggunaan traktor, jika di Indonesia dilihat sebagai sesuatu yang modern, di Amerika Serikat atau Eropa mungkin biasa saja. Karena di sana sudah menerapkan teknologi traktor tanpa awak yang jauh lebih modern.

Jadi, memang dalam bidang teknologi gap-nya cukup jauh antara negara berkembang dengan negara maju. Banyak yang bilang jika teknologi Indonesia tertinggal 50 sampai 100 tahun dari Amerika Serikat.

Nah, untuk menilai modern atau tidaknya pertanian bisa dilihat dari berbagai sisi, mulai dari alat dan mesin digunakan serta berbagai jenis teknik dan cara yang diterapkan.pertanian modern

Berikut ini beberapa contoh gambaran pertanian modern vs pertanian tradisional

NoKegiatanPertanian modernPertanian tradisional
1Olah tanahTraktor, autonomous tractorBajak kerbau, dicangkul oleh manusia
2TanamMesin tanam atau transplanterSecara manual tenaga manusia
3BenihVarietas tahan virus produktivitas tinggiBenih lokal produktivitas rendah
4IrigasiIrigasi tetes, pancaran (sprinkler)Secara manual dengan penyiraman
5PemupukanFertigasi, droneSecara manual ditugal atau dikocor
6Pengendalian gulmaRobot pencabut gulma, dengan tanaman RRSecara manual dicabut atau dengan cangkul
7Media tanamTanpa tanah (soilless) atau hidroponik, film farmingDi tanah
8Kontrol tanamanDengan IoT, perangkat sensor yang terhubung dengan smartphoneSecara manual di cek manusia dengan alat yang belum terhubung internet/smartphone
9PanenCombine harvester atau robot pemanenSecara manual di petik tenaga kerja manusia
10PemasaranDi supermarket, pemasaran secara onlinePemasaran di pasar tradisional, atau dijual ke tengkulak
Rekomendasi :  Aquaponik : Teknologi Budidaya Yang Hemat Pupuk dan Air !

Dari tabel di atas, bisa kita lihat bahwa pertanian modern lebih mengandalkan alat mesin (mekanisasi) yang jauh lebih canggih dan terkadang bekerja secara otomatis.

Sehingga memang di pertanian modern bisa bekerja lebih cepat, menghemat biaya tenaga kerja. Kekurangannya adalah ada di biaya alat dan mesinnya yang mahal tetapi masih bisa dinilai sebagai investasi pertanian.

Sampai di sini kita bisa simpulkan seberapa modern pertanian kita. Mungkin ada yang sudah modern tapi tak sedikit juga yang masih menerapkan pola pertanian tradisional.

Share, jika konten ini bermanfaat !

Artikel Terkait

About the Author: Insan Cita

Insan Cita, founder & owner BelajarTani.com | Alumnus FP | Bekerja di agriculture corp | Hobi ngeblog & berkebun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *