Pertanian Israel : Tak Hanya Kurma dan Zaitun, Tanaman Dalam Hadits Nabi Ini Juga Paling Banyak Ditanam Di Israel. Why ?

Pertanian Israel – Hallo sobat BT, artikel ini bisa dibilang lanjutan dari artikel sebelumnya yang membahas pertanian Palestina dan pertanian Israel. Di artikel sebelumnya kita jadi tahu bagaimana situasi dan kondisi pertanian di Palestina dan Israel.

Di Israel, kurma dan zaitun merupakan komoditas pertanian yang banyak berkontribusi bagi devisa mereka. Namun ada sisi lain dari pertanian di Israel. Tak hanya kurma yang banyak ditanam, ada yang namanya pohon Gharqad yang ditanam di sana.

Rupanya bukan karena permintaan pasar dunia yang tinggi, atau nilai ekonomisnya yang tinggi sehingga bisa dijual ke negara lain. Konon katanya pohon yang mempunyai sebutan pohon Yahudi ini sengaja ditanam karena berkaitan dengan masalah theologis atau keyakinan mareka.

Pohon tersebut diyakini akan menjadi pelindung bagi orang Yahudi dari kejaran kaum Muslim saat terjadi perang di akhir zaman nanti. Mungkin anda bertanya apa dasar dari keyakinan mereka tersebut?

Rekomendasi :  Di Prancis, Penyiangan Rumput Sudah Pakai Robot Penyiang Gulma

Apakah infiormasi tersebut ada dalam kitab suci mereka yaitu Tannakh atau Torah, atau dari sumber yang lain di luar tradisi mereka ?

Sejauh yang saya ketahui, dasar mereka menanam pohon Gharqad tersebut justru dari sumber dan tradisi Islam yaitu dari hadis Nabi Muhammad SAW berikut ini.

pertanian israel
Pohon Gharqad Lycium Shawii di Kuwait. Image source : researchgate.net

Diriwayatkan dari Abu Hurairah, bahwasannya Rosulullah bersabda : Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata: “Wahai Muslim wahai hamba Allah ini ada orang Yahudi di belakangku kemarilah dan bunuhlah dia”. Kecuali Gharqad karena ia adalah pohon Yahudi ( HR. Bukhari Muslim).

Sekarang pertanyaannya, kenapa umat Yahudi yang tidak menerima Muhammad sebagai nabi terakhir justru mempercayai apa yang disabdakannya? Cukup lucu bukan?

Apakah hal tersebut sebagai bukti bahwa sebenarnya mereka itu meyakini kebenaran mukjizat nabi Muhammad, hanya saja mereka terlalu sombong untuk mengakuinya. Wallahu a’lam.

Fakta Mengenai Gharqad

Pohon Gharqad Lycium Shawii di Kuwait. Image source : researchgate.net

Berikut ini informasi dan fakta mengenai pohon Gharqad, beberapa kami kutip dari laman republika.id.

Rekomendasi :  Terra Preta : Teknologi Murah untuk Suburkan Tanah

1. Istilah Gharqad merupakan istilah dalam Bahasa Arab. Punya nama lain yaitu Lycium Shawii, Salt tree, Boxthorn, Arabian Boxthorn atau Boxthorn Arab. Adalah ahli botani Abu Hanifah Ibn Dawud Dinawari (828-896)yang menyebutkan Lycium Shawii sebagai Gharqad.

2. Selain Lycium Shawii, banyak juga yang menyebutkan bahwa ada spesies lain yang mempunyai ciri-ciri sebagai Gharqad yaitu Nitraria retusa.

3. Pohon Gharqad tergolong tanaman semak namun dengan ketinggian 1 sampai 3 meter, termasuk famili terong-terongan atau Solanaceae, jadi masih satu keluarga dengan tomat, cabe atau terong pada umumnya.

4. Secara morfologis, tanaman ini memiliki tekstur keras, berduri baik itu di batang, dahan ataupun di perakaran. Memiliki daun ukuran kecil, dengan warna bunga putih kehijauan/keunguan, serta buah kecil seukuran berry bewarna merah saat masak dan bisa dimakan, tapi rasanya sedikit asin (salt tree).

5. Informasi tentang hadis Nabi Muhammad mengenai Gharqad oleh pemerintah Israel di masukkan ke dalam kurikulum sekolah menguatkan posisi dan kebenaran hadits Nabi SAW, nabi yang justru tak diterima dalam tradisi Yahudi.

6. Pemerintah Israel menargetkan akan menanam 5 juta pohon di tahun 2030. Tak hanya di Israel, orang Yahudi juga akan menanam pohon Gharqad di bagian mana pun di seluruh dunia tempat mereka berada.

Rekomendasi :  Inilah AeroFarms Perusahaan Pertanian Vertikal Terbesar di Dunia

7. Meski dalam tradisi Islam disebut pohon Yahudi, pohon Gharqad justru mempunyai nama belakang Arab dan terbukti banyak ditanam di negeri Arab.

8. Saat ini Lycium Shawii, banyak ditemukan di berbagai negara Islam seperti di Uni Emirat Arab, Qatar, Kuwait, Arab Saudi dan mungkin lebih banyak lagi.

9. Sementara Jewish National Fund (JNF) mengeklaim sudah menanam 240 juta pohon di Israel, terutama di Tepi Barat, di Israel Selatan bahkan sudah mengepung Kawasan Baitul Maqdis/Bait Suci/Masjid al-Aqsha di Yerussalem.

10. Perilaku pohon Ghargad yang diam dan melindungi orang Yahudi bukan berarti pembangkangan terhadap Allah sang pencipta alam semesta serta bumi seisinya, melainkan sebuah ketetapan dan kehendak Allah semata.

pertanian israel
Pohon gharqad di Turki. Image source : salom.com.tr

Nah sobat BT, informasi dan fakta-fakta di atas itulah yang menyebabkan pemerintah Israel begitu giatnya mereka menanam pohon Gharqad baik di wilayah Israel atau pendudukan Palestina bahkan di seluruh dunia.

Mungkin termasuk di Indonesia sudah ada kali ya. Nah, apakah anda pernah melihat pohon ini di daerah anda ? Emang kalau sudah ada mau diapain, hehe. Bagaimana menurut anda sobat BT ?

Share, jika konten ini bermanfaat !

Artikel Terkait

About the Author: Insan Cita

Insan Cita, founder & owner BelajarTani.com | Alumnus FP | Bekerja di agriculture corp | Hobi ngeblog & berkebun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *