Apa Itu Sorgum – Indonesia merupakan negara yang kaya akan keragaman hayati termasuk di jenis tanaman pangan. Salah satu tanaman yang sudah dibudidayakan sejak dulu dan masih dimanfaatkan hingga saat ini adalah sorgum.
Apa itu sorgum? Sudahkah anda mengenal sorgum? Sorgum di dalam negeri sendiri merupakan jenis makanan pangan yang tidak begitu terkenal dibandingkan jagung atau beras.
Tanaman satu ini sebenarnya memiliki potensi sangat besar untuk ekspor tetapi tidak banyak yang mengetahuinya. Sorgum ini bisa dibudidayakan dengan mudah meskipun anda memiliki lahan yang terbatas.
Meskipun sudah bukan komoditas utama, pasar sorgum masih terbuka lebar seperti untuk keperluan industri dan untuk pakan ternak.
Berikut ulasan lengkap tentang tanaman yang memiliki kenampakan seperti tanaman jagung ini :

Sorgum termasuk ke dalam golongan serealia atau biji-bijian dengan asal aslinya di wilayah Afrika. Tanaman ini sudah sejak dahulu terkenal sebagai bahan pangan sehingga memang kerap dibudidayakan di area kering di wilayah asal. Sorgum kemudian menyebar ke banyak wilayah hingga ke wilayah tropis seperti Indonesia.
Meskipun berasal dari wilayah kering, sorgum menjadi tanaman dengan tingkat adaptasi cukup tinggi hingga bisa menyebar ke berbagai negara. Negara penghasil sorgum terbesar di dunia masih dipegang negara Amerika, China, hingga Argentina.
Sorgum yang banyak orang kenal mungkin sudah dalam bentuk biji yang mirip seperti jagung tetapi dalam ukuran lebih kecil. Bahan makanan ini bisa diolah menjadi berbagai masakan mulai dari bubur, roti, sirup, hingga tepung.
Banyak orang menjadikan sorgum sebagai salah satu makanan diet mengingat kandungan serat biji sorgum cukup tinggi dan ada juga nutrisi lain yang tidak ada di sumber karbohidrat lainnya.
Biji sorgum memiliki kandungan nutrisi yang sebanding dengan gandum atau biji-bijian yang kaya akan serat bahkan bisa dikatakan lebih baik dari beras.
Beberapa mikronutrien di dalam sorgum seperti mineral, antioksidan, dan beberapa vitamin yang membuatnya menjadi bahan makanan kaya akan nutrisi.
Kandungan utama dalam sorgum yaitu karbohidrat diikuti dengan protein, lemak, dan juga seratnya yang tinggi. Beberapa mineral dalam sorgum misalnya besi, fosfor, kalium, dan niasin yang semuanya bermanfaat bagi tubuh.
Di dalam sorgum juga terdapat kandungan vitamin B1 dan B2 serta beberapa jenis antioksidan seperti flavonoid, tanin, dan asam fenolat.
Berbagai kandungan nutrisi dalam sorgum membuat bahan makanan satu ini kaya akan manfaat baik bagi tubuh. Berikut beberapa manfaat yang bisa anda dapatkan dengan mengkonsumsi sorgum :

Setelah membahas berbagai hal terkait dengan biji sorgum, selanjutnya kita akan membahas karakteristik tanaman sorgum. Orang awam mungkin akan melihat tanaman sorgum sebagai tanaman jagung dengan hanya sedikit saja perbedaan.
Berikut ini beberapa ciri khusus pada tanaman sorgum : 
Tanaman sorgum tergolong ke dalam tanaman semusim yang proses budidayanya terbilang cukup mudah.
Sorgum bisa beradaptasi dengan baik di berbagai lingkungan termasuk juga di lahan yang memiliki kesuburan rendah dan airnya terbatas. Berikut ini syarat tumbuh sorgum :
Ada beberapa langkah yang perlu anda lakukan untuk memulai budidaya sorgum di area lahan milikmu. Berikut ini panduan lengkap bagaimana menanam tanaman sorgum supaya bisa tumbuh dengan baik dan memberikan produksi maksimal :
Langkah pertama dalam budidaya sorgum sama seperti budidaya tanaman lain yaitu dimulai dengan mengolah lahan. Pengolahan lahan sorgum ini dilakukan untuk membersihkan sisa tanaman sebelumnya serta gulma yang bisa mengganggu proses pertumbuhan sorgum nantinya. Pengolahan lahan ini juga dilakukan untuk menggemburkan tanah supaya aerasi bakteri baik meningkat.
Cara paling baik dalam mengelola tanah untuk sorgum yaitu dengan pembajakan dua kali diikuti dengan garu satu kali hingga rata. Setelah selesai, selanjutnya tinggal membentuk saluran drainase pada beberapa wilayah tanam sorgum. Tidak perlu membuat bedengan untuk tanaman satu ini.
Sorgum juga memiliki varietas yang cukup banyak dan masing-masing varietas memiliki karakteristik masing-masing.
Satu hal paling utama dalam memilih benih sorgum adalah memperhatikan umur panen, kuantitas, serta kualitas hasil panen. Berikut beberapa contoh varietas sorgum sesuai karakteristiknya :
Dari beberapa uraian di atas, rekomendasi kami yaitu varietas umur genjah dengan hasil produksi yang memang lebih rendah tetapi lebih cepat panen dan memiliki resiko kegagalan panen yang lebih rendah.
Selesai dengan pemilihan varietas, Anda perlu menyiapkan benih untuk budidaya nantinya. Simpan benih yang telah diperoleh dalam kemasan dan lingkungan yang baik supaya benih tidak rusak.
Sebelum ditanam, sebaiknya benih sorgum disemai terlebih dahulu yaitu dengan menggunakan petak semai sebesar 4% dari total area lahan.
Benih terlebih dahulu direndam dalam air selama 2 hari untuk merangsang proses germinasi. Anda tinggal membuat lubang semai dan menanam benih di area persemaian tersebut pada waktu 25 hari sebelum masa tanam. Pastikan area persemaian selalu lembab.
Setelah menyemai, selanjutnya tinggal melakukan penanaman sorgum yang sebaiknya dilakukan pada akhir musim hujan hingga awal musim kemarau.
Anda hanya perlu membuat lubang tanam sedalam 3-5 cm kemudian memasukkan 3-4 bibit sorgum ke dalam lubang. Setelah 2-3 minggu, lakukan pengurangan bibit yang kurang baik pada setiap lubang hingga tersisa 2 bibit.
Sorgum memerlukan perawatan mirip dengan tanaman jagung yakni dengan rutin melakukan penyiangan gulma dan mengendalikan hama. Gunakan berbagai pestisida dan herbisida untuk mempermudah aplikasi.
Pemupukan sorgum bisa menggunakan pupuk organik cair dengan masa aplikasi seminggu sekali hingga umur tanaman 35 HST. Untuk pengairan, Anda cukup mengalirkan air sebulan sekali dengan syarat air tidak boleh menggenang di area penanaman.
Sorgum sudah mulai bisa dipanen ketika berusia 3-4 bulan pasca tanam bergantung pada varietas yang anda gunakan.
Anda bisa juga memperhatikan kenampakan fisiologis tanaman dengan melihat biji-biji bernas dan keras serta daun hijau pekat. Jangan panen sorgum ketika kering karena batang dan daunnya bisa dimanfaatkan lagi untuk pakan ternak.
Sorgum menjadi salah satu tanaman yang cocok untuk anda memulai usaha agribisnis karena perawatannya yang mudah dan pasarnya yang luas.
Mahasiswa pertanian tingkat akhir di Universitas Jember (UNEJ). Saat ini sedang melakukan penelitian skripsi untuk mendapatkan gelar Sarjana Pertanian.