Tanam Bawang Merah Lebih Baik Pakai Mulsa? Apa Sih Kelebihannya ?

Tanam Bawang Merah Pakai Mulsa – Menanam bawang merah pakai mulsa mungkin bukanlah yang biasa bagi petani bawang merah di dataran rendah.

Tanpa menggunakan mulsa, petani bawang merah di dataran rendah sebenarnya sudah biasa panen dengan hasil yang cukup baik.

Tapi sangatlah berbeda dengan petani bawang merah di dataran tinggi yang biasanya tidak pernah absen menggunakan mulsa.

Sebagian besar petani enggan pakai mulsa karena penggunaan mulsa bisa menambah biaya pengeluaran di awal tanam.

Meskipun menambah pengeluaran petani di awal masa tanam, ternyata penggunaan teknologi mulsa banyak sekali memiliki kelebihan loh sobat belajartani.com.

Kelebihan penggunaan mulsa dalam budidaya bawang merah

bawang merah pakai mulsa
Bawang merah pakai mulsa. Sumber gambar : asiafarming.com/

1. Mencegah lahan dari erosi tanah

Erosi tanah oleh air biasaya terjadi pada musim hujan. Dengan menggunakan mulsa maka tanah pada bedengan akan aman saat air deras melewati parit-parit.

Sehingga posisi tanaman bawang merah akan tetap kokoh, termasuk akar-akarnya yang tak akan terpengaruh oleh aliran deras air.

2. Mencegah pencucian pupuk oleh air hujan

Penggunaan mulsa terbukti menjamin kondisi tanaman tetap stabil.  Jika tanpa mulsa, saat hujan teras maka akan banyak bagian bedengan yang tergerus oleh aliran air, tak terkecuali pupuk.

Padahal jika banyak pupuk yang hilang tersapu air, maka tanaman akan kehilangan banyak stok makanan untuk pertumbuhan terbaiknya.

3. Menjaga kelembaban tanah

Masalah utama pada tanaman yang tidak bermulsa biasanya cenderung kering pada bagian perakarannya. Padahal tanaman membutuhkan tanah lembab ideal 30-50% untuk tetap tumbuh baik.

Kurang dari 30% biasanya tanaman akan menjadi kerdil, daun bawah akan pendek, umbi yang terbentuk pun akan jauh lebih lebih kecil.

Maka dari itulah cukup penting peran daripada teknologi mulsa ini dalam menjaga kelembaban tanah agar tetap stabil.

4. Mengurangi eksistensi gulma di lahan bawang merah

Gulma diartikan apapun jenis tanaman yang tak diharapkan kehadirannya di tanaman utama. Misal di lahan bawang merah, apapun jenis tumbuhan selain bawang merah bisa dikatakan gulma.

Pada perkembangannya, keberadaan gulma akan bersaing dengan bawang merah dalam memperoleh pupuk, air dan ruang hidup.

Biasanya tanaman utama bawang merah akan kalah saing dengan si gulma. Karena gulma memiliki struktur khusus yang membantunya menang dalam kompetisi misal dia mempunyai perakaran yang jauh lebih kuat.

Dari sini bisa kelihatan, kalau tanaman budidaya seperti bawang merah akan kalah bersaing. Gulma dan rumput-rumputan akan nampak sehat dan subur, sementara bawang merah akan Nampak kurang gizi.

Maka untuk menekan eksistensi gulma, penggunaan teknologi mulsa dirasa sangat membantu petani. Banyak juga yang mengaitkan penggunaan mulsa bisa mengurangi penggunaan tenaga kerja.

Padahal jika dihitung, penggunaan mulsa meski mengurangi penggunaan tenaga kerja, namun tetap  menambah biaya yang dikeluarkan petani.

Kok gak pakai mulsa pak ?

Bawang merah tanpa mulsa. Sumber gambar : daviddomoney.com

Saya pernah nemu petani, saya tanya, “kenapa tidak pakai mulsa saja pak, biar gak repot-repot penyiangannya pak?”.

Apa jawaban petani itu ? Kebetulan beliau petani cabai. “kalau saya mulsa, ibu-ibu itu akan banyak menganggur mas”. Sambil nunjuk ke ibu-ibu pekerja.

Saya cuman terdiam waktu itu. Saya menyimpulkan kalau petani itu, memang sengaja mengalihkan uang untuk mulsa ke tenaga kerja.

Saya pikir mungkin biar tetap ada perputaran uang, dari petani itu ke ibu tenaga kerja, dari ibu tenaga kerja ke anak-anaknya, untuk membantu perekonomian keluarga untuk makan dan sekolah anak mereka.

Gimana, WOW sekali bukan sobat BT ?

Kalau saya pribadi setuju dengan petani tersebut. Agar rejeki bisa dibagi dengan orang lain yang membutuhkan.

Petani sebagai pengusaha bisa mandapatkan untung besar, sementara orang sekitarnya juga mendapatkan manfaat yaitu bisa mendapatkan pekerjaan dan rejeki yang halal.

Namun cara pemikiran tersebut menurut saya seharusnya tak perlu menghalangi petani menggunakan mulsa jika dirasa itu sangat membantu.

Jika memang niatnya agar tetangga mereka tetap bekerja, petani bisa memberdayakan mereka di bagian yang lain bukan? Lah, kok jadi kemana-mana bahasannya yaa..hehehe

Baca juga : 

Nah sobat BT, demikianlah bahasan kita tentang kelebihan mulsa pada budidaya bawang merah. Nah, kalau anda, lebih suka tanam bawang merah tanpa mulsa, atau pakai mulsa plastik ? Atau yang lain semisal mulsa jerami ?

Bagikan Artikel Ini Bosque ! Trims.

Leave a Reply

Your email address will not be published.