Pupuk Kimia – Seperti yang kita ketahui selama ini pupuk kimia sangat diminati oleh petani karena beberapa kelebihannya seperti unsur dan senyawanya yang mudah terlarut dan lebih cepat diserap tanaman tanpa memerlukan proses penguraian, selain itu takaran haranya lebih tepat dibandingkan dengan pupuk organik (kandang atau kompos).
Saat ini pupuk anorganik banyak jenisnya, sehingga agar efektif dan efisien penggunaanya maka petani dituntut untuk memahami karakter dan sifat-sifat pupuk tersebut.
Ada 7 jenis pupuk kimia yang sudah sangat akrab di kalangan petani pangan maupun horti yaitu akan dijelaskan pada uraian berikut ini.
1. Urea (Amonium Carbamide)
Deskripsi
Sifat-sifat
2. ZA (Zwavelzure Amonium)
Deskripsi
Sifat-sifat
3. SP36 (Super Phospate)
Deskripsi
Sifat-sifat
4. KCl (Kalium Klorida)
Deskripsi
Sifat-sifat
5. ZK (Zwavelzure Kali)
Deskripsi
Sifat-sifat
6. NPK PHONSKA (Nitrogen Phospate Kalium)
Deskripsi
Sifat-sifat
7. Dolomite (Kapur Karbonat)
Deskripsi
Sifat-sifat
Baca juga :
Ok gan, itu dia 7 jenis pupuk kimia/anorganik yang biasa digunakan oleh para petani kita. Mohon maaf gambar yang saya upload hampir semuanya merk Petrokimia Gresik (PG).
Ini bentuk apresiasi saya untuk BUMN yang satu ini yang mana perannya sangat vital bagi ketahanan pangan nasional. Jangan lupa gunakan produk-produk Indonesia ya gan, kita untung bangsa untung…hehe 😀
Semoga bermanfaat, sekian dan terimakasih ^^
Insan Cita, founder & owner BelajarTani.com - Alumnus FP - Bekerja di agriculture corp - Hobi ngeblog & berkebun
clor untuk tanman timun bahaya ga bro?
pakancilan.com
bahaya gak nya terkandung konsentrasinya di tanah brow…kalo normalnya unsur Cl tetap dibutuhkan tapi dalam jumlah sedikit (mikro). Nah kalo berlebihan sepertinya tetap akan ada pengaruh pada tanaman. Keracunan klor umumnya terjadi pada lahan liat serta agak asam (pH<7).