bt
Menu

3 Tanda Musim Kemarau Telah Tiba

12/05/2019 | Review

Belajartani.com – Akhir-akhir ini group-group facebook komunitas petani, banyak sekali anggota yang melaporkan bahwa di daerahnya masih turun hujan. Bulan mei masih hujan, artinya apa? Belum kemarau…!

Tak seperti dulu, akhir-akhir ini perubahan musim sulit diprediksi. Bahkan dari BMKG pun sepertinya kesulitan untuk membuat prediksi yang tepat soal awal musim kemarau. Ya tentu saja cuman Tuhan yang tau pasti…!

Seperti yang kita tahu, di lapangan banyak petani yang bingung untuk mulai menentukan jadwal tanam. Umumnya petani di lahan beririgasi teknis atau petani horti di dataran tinggi mulai tanam di penghujung musim hujan untuk ketersediaan air di fase pertumbuhan.

Baca juga : Masuk Musim Kemarau, Waspada Ledakan Virus…!

Jadi, masalahnya adalah bagaimana mendeteksi sudah masuk musim kemarau apa belum dengan cara yang mudah..? Sekedar untuk menambah pengetahuan, setidaknya ada 3 tanda telah masuk musim kemarau versi belajartani.com.

#1. Buah Randu Pecah

buah randu pecah tanda musim kemarau. Image source : zigzaggingthrulife.blogspot.com

Mendeteksi masuk musim kemarau dengan pohon randu (kapuk) caranya cukup mudah, yakni cukup melihat buah randu sudah pecah atau belum. Pecahnya buah randu umumnya terjadi saat masuk musim kemarau. Anda akan melihat kapuk putih halus yang masih menempel, sebagian yang lain nampak beterbangan. Pada kondisi tersebut biasanya hujan masih sesekali turun.

#2. Munculnya Suara Garengpung

Suara keras Garengpung tanda masuk kemarau.

Garengpung atau Cicadas, ada yang pernah tau hewan ini? Garengpung ini mirip lalat tapi ukurannya jauh lebih besar (panjang 4-5 cm). Dia mudah ditemukan di pepohonan besar dan tinggi seperti di pepohonan bambu.

Mengapa Garengpung bisa dijadikan penanda awal musim kemarau? Ini ada kaitannya dengan kemunculan Garengpung yang hanya muncul pada bulan April sampai Mei, di mana pada saat itu musin hujan sudah berakhir.

Pada bulan-bulan tersebut, Garengpung bersuara keras dari waktu pagi hari hingga siang hari. Suara keras Garengpung muncul akibat gesekan kedua sayapnya.

#3. Cuaca Dingin Saat Malam Hari

Cuaca panas terik di siang hari tanda masuk kemarau. Image source : pixabay.com

Selain melalui tanda dari hewan dan tumbuhan, juga dilihat dari suhu harian. Pada musim kemarau, cuaca pada malam hari berubah jadi sangat dingin. Dinginnya suhu malam hari seringkali disertai hembusan angin yang berhawa dingin pula.

Bagaimana dengan suhu siang hari? Tentu saja sangat panas dan terik. Tubuh akan mudah berkeringat. Serangan dehidrasi (tubuh kekurangan cairan) meningkat, cegah dengan konsumsi air putih yang cukup agar tubuh tetap segar dan sehat beraktivitas.

Penutup…..

Nah, sobat BT itulah 3 tanda bahwa musim kemarau telah tiba versi belajartani.com. Jika salahsatu tanda-tanda alam tersebut sudah anda temui, pertanda anda akan memasuki musim kemarau. Summer is coming…!

Kebetulan saat saya menulis artikel ini, tanda nomor 2 sudah saya rasakan dan nomor 3 sudah saya temui. Tanda nomor 2, kemunculan Garengpung saya temui di pepohonan bambu sekitaran jam 9 pagi.

Anda punya pengalaman lain sobat BT? Bisa anda tuliskan di kolom komentar, bagaimana pengalaman anda mendeteksi awal musim kemarau.

Jadi, sampai disini dulu ya bahasan singkat 3 tanda bahwa musim kemarau telah tiba. Semoga artikel singkat ini bermanfaat ya, jangan lupa bagikan ke saudara, sahabat atau teman anda yang lain. Sekian terimakasih^^

Salam hangat 🙂

BelajarTani.com

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Follow our IG

Instagram.com/PertanianKini

Arsip BelajarTani.com

Choose Language

Follow BelajarTani.com

Terimakasih telah mengunjungi BelajarTani.com, Jangan lupa like and share ya Sob..! [HL♥PISD]