bt
Menu

2 Cara Allah Memberikan Rezeki Kepada Manusia

03/05/2019 | Review

Belajartani.com – Sesungguhnya setiap makhluk hidup yang terlahir di dunia ini, termasuk manusia, telah Allah Swt jamin rezekinya. Walau demikian, Allah Swt memerintahkan makhluknya untuk menjemput rezeki tersebut. Allah Swt berfirman dalam surat Al-Jumuah ayat 10…

“Apabila telah ditunaikan shalat, Maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung” (QS Al-Jumuah: 10)

Hal ini berarti bahwa makhluk hidup, terutama manusia harus berusaha dan bekerja untuk mendapatkan rezeki yang telah Allah Swt tebar di muka bumi ini. Kita tidak bisa hanya bermalas-malasan sambil menunggu ada hujan uang dari langit. Atau kita hanya menanti belas kasihan dari saudara dan tetanggga kita.

Cara Allah Swt dalam memberikan rezeki kepada makhluknya terkadang di luar logika. Cicak yang hidup di dinding, tidak mempunyai sayap sehingga tidak dapat terbang namun Allah Swt takdirkan makanannya adalah nyamuk yang bersayap dan terbang.

Begitu pula dengan katak yang tak bisa terbang tapi makanannya nyamuk. Sungguh diluar logika..! Walau demikian cicak tersebut tetap bisa mendapatkan makanan…!!

Cara Allah Swt dalam memberikan rezeki kepada makhluknya dibagi menjadi 2 yaitu melalui jalan yang terduga (min haitsu yahtasib) dan jalan yang tidak terduga (min haitsu laa yahtasib).

Jalan yang terduga/terprediksi (min haitsu yahtasib)

Jalan rezeki ini dapat kita kira-kira atau prediksi. Misalnya jika kita bekerja diberi gaji 100 ribu rupiah per hari, maka jika kita bekerja satu bulan penuh maka rezeki kita adalah 3 juta rupiah. Jika kita bekerja 2 bulan maka rezeki kita adalah 6 juta, maka selama setahun rezeki kita adalah 36 juta…!

Sebagai petani-pun rejeki kita bisa terprediksikan, misal kita tanam 1000 tanaman melon dengan asumsi 1 tanaman menghasilkan 2 kg buah, dengan asumsi harga normal saat panen adalah 10.000/kg, maka rejeki yang didapat =1000x2kgx10.000 =20.000.000 (20 juta rupiah) per musim tanam. Itulah makna dari rezeki yang dapat diprediksikan.

Sebagaimana cicak atau katak, kita di perintahkan berusaha dan menjemput rezeki tersebut, dengan sungguh dan kerja keras…setelah itu yakinlah bahwa Allah Swt akan mengirimkan rahmatnya kepada kita berupa rezeki yang barokah…!

Jalan rezeki yang tak diduga-duga/disangka-sangka (min haitsu laa yahtasib)

Jalan rezeki dari arah yang tak disangka-sangka ini Allah Swt berikan kepada orang yang taqwa kepadanya.

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan Mengadakan baginya jalan keluar. Dan  memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan Barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya” (QS At-Tholaq: 2-3)

Orang yang bertaqwa dalam beribadah dan beramal hanya ditujukan kepada Allah Swt, mengharap keridhoan Nya. Ia tak mengharapkan pujian dan balasan kecuali balasan dari Allah Swt.

Saat ada teman yang memerlukan bantuan ia bantu, saat ada saudara yang meminjam uang ia pinjami, dengan keikhlasan semata-mata karena Allah Swt. Saat ia bersedekah pun ia sama sekali tidak mengharapkan pamrih, karena ia yakin Allah Swt-lah yang akan membalas nya, baik membalasnya 7 kali lipat, 10 kali lipat, bahkan 700 kali lipat….!

Sesungguhnya Allah Swt berfirman dalam surat Al-Baqoroh ayat 261…

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha mengetahui” (QS Al-Baqoroh: 261)

Oleh karena maka tidak heran kalau banyak cerita ada yang orang bersedekah, menyumbang masjid, menyantuni anak yatim dan lain-lain, tidak lama kemudian ia mendapatkan rezeki besar yang tak ia sangka-sangka sebelumnya.

Wujud nya pun bermacam-macam, misal jabatan di kantor mengalami kenaikan level, ada yang tiba-tiba ditawari naik haji gratis, ada yang mudah dalam melamar pekerjaan, ada yang penjualan bisnisnya meningkat pesat, ada pula yang orang tuanya sembuh dari sakit kerasnya, dan lain sebagainya.

Termasuk pada petani melon, diawal harga panen di prediksi 10.000/kg ternyata harga saat panen bisa 15.000/kg. Tentu itu adalah rezeki yang tak disangka-sangka sebelumnya. MaasyaAllah…!

Dari uraian di atas, maka untuk mendapatkan rezeki terduga, usaha kita adalah kerja keras dan sungguh-sungguh, dan untuk rezeki yang tak disangka-sangka, usaha kita adalah meningkatkan ketaqwaan kita lalu kemudian bertawakkal kepada Allah Swt….dan ingat sembari berusaha, berdoalah agar meridhoi setiap langkah kita.

Semoga bermanfaat, Aamiiin.

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Follow our IG

Instagram.com/PertanianKini

Arsip BelajarTani.com

Choose Language

Follow BelajarTani.com

Terimakasih telah mengunjungi BelajarTani.com, Jangan lupa like and share ya Sob..! [HL♥PISD]