Indonesia Akan Laksanakan Sensus Pertanian 2023, Apa sih Gunanya ?

Sensus Pertanian 2023 – Hallo sobat BT, dalam waktu dekat ini, Indonesia melalui Lembaga BPS (Badan Pusat Statistik) akan melaksanakan Sensus Pertanian 2023 (ST2023).

Arti sensus menurut KBBI yaitu penghitungan jumlah penduduk, tingkat ekonomi, dan sebagainya yang dilakukan oleh pemerintah secara serentak dan bersifat menyeluruh dalam jangka waktu tertentu, misalnya tiap 5 tahun sekali atau 10 tahun sekali.

Sementara arti sensus pertanian masih menurut KBBI yaitu sensus tentang hasil bumi atau pertanian. Jadi, gak hanya penduduk saja yang di sensus ya sob, sektor pertanian juga.

Nah, mirip dengan penduduk, di sensus pertanian inilah nanti jumlah populasi tanaman pertanian yang meliputi beberapa subsektor itu juga bakalan dihitung juga loh.

Dan penghitungannya pun dilakukan secara menyeluruh, bukan dengan sampling seperti yang dilakukan lembaga survey, Ups ! 😂

Rekomendasi :  Mengenal Tata Niaga Per-Jagung-an Di Indonesia [Petani Wajib Tahu]

Pelaksanaan dan tujuan sensus pertanian

Sensus Pertanian 2023, merupakan sensus pertanian ke 7 yang dilakukan sejak negera ini merdeka di mana sensus pertanian pertama dilaksanakan pada tahun 1963 silam.

Menurut informasi dari BPS, Sensus pertanian 2023 akan dilaksanakan mulai tanggal 1 Juni sampai 31 Juli 2023.

Sensus pertanian 2023 nantinya akan dilaksanakan di 7 subsektor utama pertanian antara lain : tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, perikanan, peternakan, kehutanan dan jasa pertanian.

Nantinya para petugas sensus, akan mendatangi para pelaku usaha pertanian dari berbagai subsektor di atas mulai dari pelaku perorangan (petani mandiri), kelompok/komunitas tani (community farming) serta perusahaan pertanian (corporate farming), mungkin anda salah satunya Sob !

Menteri Pertanian Syahrul Yakin Limpo (SYL), dikutip dari laman pertanian.go.id mengatakan bahwa tujuan Sensus Pertanian, yang tagarnya Mencatat Pertanian Indonesia adalah untuk kedaulatan pangan dan kesejahteraan petani.

Lebih lanjut Menteri Pertanian SYL, mengatakan bahwa hasil sensus pertanian 2023 akan menjadi barometer bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan yang tepat pada bidang pertanian.

Rekomendasi :  3 Alasan Tidak Pantasnya Indonesia Jadi Pengimpor Beras

Sehingga sensus pertanian 2023 hasilnya harus dan wajib akurat. Karena ketidakakuratan data bisa menyebabkan kekeliruan bagi pengambil kebijakan di sektor pertanian. Begitulah kira-kira maksutnya.

Skeptisme sensus pertanian

Petugas ST2023. Image source Twitter: @bps_statistics

Kalo kita baca secara cermat, cukup menarik apa yang disampaikan oleh pak Menteri ini. Dilihat dari tujuannya sensus pertanian kali ini saya pikir ini cukup berani dan cenderung over-optimistis.

Sampai saat ini daulat pangan dan sejahtera petani, adalah 2 hal yang masih belum kita dapati dari pertanian Indonesia dimana kita masih rajin impor sehingga nasib petani masih gitu-gitu aja.

Saya tidak tahu apakah sensus pertanian sebelumnya juga memiliki tujuan yang sama, yakni agar daulat pangan dan sejahtera petani.

Melihat sensus pertanian ini ada gunanya dan berhasil itu gampang sekali. Tinggal kita lihat apakah nanti Indonesia tidak impor dan petani sejahtera.

Jadi, jika nanti setelah dilakukan sensus pertanian 2023, sementara masalah klasik petani tak terselesaikan, seperti harga pupuk mahal, solar langka, harga jual naik turun serba tak pasti, ujungnya pendapatan petani rendah maka bisa kita katakan bahwa sensus pertanian tersebut tidak ada gunanya.

Rekomendasi :  7 Kunci Keberhasilan Usahatani

Saya pikir tak ada urgensinya untuk sekedar tahu berapa jumlah berapa petani saat ini, atau berapa jumlah lahan sawah yang berubah fungsi, karena selama kesejahteraan petani masih rendah maka semakin banyak petani yang akan gantung cangkul.

Buat apa tahu bahwa jumlah petani menurun, sementara upaya-upaya dan kebijakan agar petani sejahtera tidak dilakukan, justru subsidi bagi petani kecil dihilangkan !

Buat apa juga tahu bahwa lahan pertanian banyak yang menurun sementara kebijakan alih fungsi lahan pertanian (terlebih yang produktif) masih saja dilakukan !

Jangan sampai dana 3 Trilyun untuk sensus pertanian 2023 ini terbuang sia-sia sekedar proyek belaka, sementara nasib 40 juta petani sebagian besar ya masih gitu-gitu ajeeee 😭

Nah, menurut anda sobat BT apakah sensus pertanian ini berhasil mewujudkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani ?

Share, jika konten ini bermanfaat !

Artikel Terkait

About the Author: Insan Cita

Insan Cita, founder & owner BelajarTani.com - Alumnus FP - Bekerja di agriculture corp - Hobi ngeblog & berkebun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *