Tips Memilih Benih Padi – Salah satu usaha untuk menghasilkan tanaman padi yang berkualitas adalah pemilihan benih padi yang berkualitas pula.
Kenapa sih harus benih padi yang berkualitas? Dan Seperti apa benih padi yang berkualitas itu?
Saya pikir sampai saat ini tak banyak petani padi yang memahami benih padi yang berkualitas itu bagaimana. Oleh sebab itu, kami merasa perlu untuk membagikan tips bagaimana memilih benih padi berkualitas.
Sebenarnya tentang benih berkualitas atau unggul ini pernah kami bahas sebelumnya namun spesifik pada cabai, berikut artikelnya ➡ 6 Karakter Unggul Apa Saja yang Harus Ada pada Varietas Cabai Hibrida F1 ?
Benih yang unggul sangat berpengaruh pada hasil akhir suatu komoditas tak terkecuali tanaman padi. Dalam memilih benih padi ada dua kriteria penting yakni

3 cara petani memperoleh benih padi saat ini :
1. Petani padi biasanya memperoleh benih dari pemerintah yang disalurkan kepada kelompok tani sebagai bantuan atau subsidi untuk menunjang suatu program pemerintah yang biasanya berkaitan dengan ketahanan pangan.
2. Terkadang petani juga membeli sendiri benih yang akan ditanam terutama jika akan menamam padi jenis hibrida
3. Serta tak sedikit petani mendapatkan benih dari hasil panen sebelumnya.
Sebelumnya kita jumpai bahwa kebanyakan petani melalukan uji kualitas benih untuk ditanam dengan cara merendamnya dengan air. Indikator yang digunakan untuk memfillter benih yang unggul adalah dengan mengambil benih yang tenggelam (bernas) serta membuang benih yang melayang (hampa).
Cara tersebut tidak seutuhnya salah, namun dengan cara tersebut kurang optimal untuk menilai benih unggul dan seragam hasilya.
Nah yang akan kita bahas dibawah ini adalah bagaimana petani bisa mendapatkan hasil panen optimal dari benih hasil panenan sebelumnya. Karena selain mudah penggunaan benih dari sisa panen sebelumnya juga akan menekan biaya produksi untuk pembelian benih.
Benih yang akan digunakan adalah benih dari padi hasil panen sebelumnya yang telah terbukti memiliki produktivitas yang tinggi.
Namun yang menjadi catatan penting disini adalah penggunaan varietas yang sama secara berulang-ulang dalam luasan lahan yang sama sebaiknya dihindari dan alangkah baiknya menggunakan varietas yang sama dalam kurun waktu tertentu dan menggilirnya dengan varietas lain.
Kembali ke topik awal kita yakni tips memilih benih padi yang berkualitas dari hasil panen sebelumnya (selain benih hibrida) sebagai langkah awal untuk meningkatkan dan mempertahankan produktivitas panen.
Langkah-langkah dalam memilih benih padi yang berkualitas yakni :
1. Menggunakan indikator telur dan garam
2. Menggunakan Indikator telur dan abu
Baca juga :
Nah, sobat BT, itulah tips memilih benih padi yang berkualitas yang bisa kami bagikan pada anda semua. Semoga bermanfaat, jangan lupa bagikan ke saudara, sahabat dan teman anda yang lain ya. Sekian terimaksih ^^
Insan Cita, founder & owner BelajarTani.com - Alumnus FP - Bekerja di agriculture corp - Hobi ngeblog & berkebun