Pupuk Kalsium Nitrat : Manfaat dan Cara Aplikasinya. Bonus Rekomendasi Pupuk Kalsium Lainnya !

Bentuk pupuk kalsium nitrat. Image source : indiamart,com

Pupuk Kalsium Nitrat – Unsur kalsium adalah salah satu jenis unsur yang banyak dibutuhkan tanaman setelah 3 utama unsur makro primer N, P dan K.

Kalsium digolongkan ke dalam unsur makro sekunder. Dibutuhkan dalam jumlah yang cukup banyak namun tak sebanyak unsur hara NPK.

Salah satu jenis pupuk kalsium yang biasanya digunakan petani adalah pupuk kalsium nitrat. Pupuk ini banyak digunakan karena memiliki kandungan kalsium yang cukup tinggi, umumnya 26% Ca.

Dampak kekurangan unsur kalsium (Ca) bagi tanaman

20 : nomor atom, 40.078 : berat atom, kalsium masuk golongan logam alkali tanah. Image source : guyhowto.com

Sebelum membahas mengenai pupuk kalsium nitrat, manfaat dan cara aplikasinya kita bahas dulu dampak kekurangan unsur kalsium bagi tanaman.

Kekurangan unsur hara kalsium, berdampak bagi seluruh bagian tanaman, mulai dari akar, daun, batang dan buah.

a. Pada Akar : Pertumbuhan akar terhambat.

Akar kurang berkembang dengan baik dan strukturnya tidak kuat sehingga rentan terhadap gangguan dan stress lingkungan.

b. Pada Batang : Busuk pada batang (Stem Rot)

Sama seperti akar, kekurangan kalsium menyebabkan struktur batang jadi lemah, batang mudah patah dan rentan terhadap infeksi jamur penyebab busuk batang (stem rot). Selain itu, pertumbuhan tanaman terhambat/lambat sebab terhambatnya pertumbuhan pada bagian batang.

Baca Juga :  3 Cara Aplikasi Agen Hayati Trichoderma Sp pada Tanaman Cabai

c. Pada Daun : Busuk ujung daun (Tip Burn)

Dampak kekurangan kalsium pada daun yang umum terjadi adalah busuk ujung daun utamanya pada tanaman daun seperti kubis dan selada, dimana bagian ujung daun menjadi coklat, mengering dan menggulung ke atas. Sebelum jadi coklat, diawali dengan munculnya bercak-bercak kuning.

d. Pada Bunga : Penurunan kualitas bunga

Bunga mengalami kekuningan, keriting dan tidak normal sebagaimana umumnya. Terkadang bunga mengalami kerontokan.

e. Pada Buah : Busuk ujung buah (Blossom End Rot)

Dampak kekurangan kalsium pada buah nampak gejala busuk ujung buah atau lebih dikenal dengan Blossom End Rot (BER). Gejalanya ujung pangkal buah jadi coklat, lembek dan mudah berlubang.

Dari beberapa poin di atas, mungkin hanya gejala blossom pada buah saja yang petani ketahui sebagai gejala kekurangan kalsium.

Sehingga, jika tanaman kekurangan kalsium itu kebanyakan petani tahunya dari blossom pada buah. Nyatanya gejala kekurangan kalsium terjadi pada sebuah bagian organ tanaman.

Jadi, sangat penting memastikan tanaman tercukupi unsur kalsium-nya, antara lain penggunaan pupuk kalsium tinggi.

Beberapa jenis pupuk kalsium yang Direkomendasikan

Cangkang telur salah satu sumber pupuk kalsium

Ada beberapa jenis pupuk kalsium yang dapat digunakan untuk memberikan suplai kalsium kepada tanaman.

Berikut adalah beberapa rekomendasi pupuk kalsium yang umum digunakan dan banyak beredar di pasaran.

1. Kalsium Nitrat (Ca(NO₃)₂) : Pupuk ini mengandung kalsium dan nitrogen dalam bentuk nitrat. Selain memberikan kalsium, pupuk ini juga memberikan nutrisi nitrogen yang penting bagi pertumbuhan tanaman.

2. Kalsium Klorida (CaCl₂) : Pupuk ini mengandung kalsium dan klorida. Biasanya digunakan dalam kondisi darurat atau untuk memberikan kalsium yang cepat pada tanaman yang mengalami kekurangan kalsium akut.

Baca Juga :  Berikut Daftar Sumber Pupuk Organik Terlengkap ! Murah dan Mudah Dicari !

3. Gypsum (Kalsium Sulfat) : Pupuk ini mengandung kalsium dan belerang. Selain memberikan kalsium, gypsum juga membantu dalam memperbaiki struktur tanah dan mengurangi kompaksi.

4. Kalsium Asetat (Ca(CH₃COO)₂) : Pupuk ini mengandung kalsium dan asetat. Biasanya digunakan dalam aplikasi daun untuk mengatasi kekurangan kalsium pada tanaman.

5. Kalsium Karbonat (CaCO3) : Meskipun bukan pupuk dalam arti sempit, kalsium karbonat adalah bentuk kalsium yang sering digunakan untuk mengatur pH tanah sekaligus memberikan suplai kalsium. Meski dikenal dengan Kapur Pertanian (KAPTAN), kalsium karbonat tak hanya digunakan di lahan pertanian tapi juga pengapuran tambak.

6. Kalsium Boron : Sesuai namanya pupuk kalsium boron mengandung unsur hara kalsium dan boron sebagai unsur utamanya. Terkadang dalam kemasan tersebut juga mengandung unsur hara lain, seperti unsur mikro sebagai pelengkap.

7. Pupuk Cangkang Telur : Merupakan jenis pupuk kalsium dari cangkang telur yang dihaluskan. Tak hanya mengandung kalsium karbonat, cangkang telur juga mengandung kalium, magnesium dan fosfor.

Dari beberapa jenis pupuk kalsium di atas, salah satu pupuk yang banyak digunakan antara lain karena manfaatnya adalah pupuk Kalsium Nitrat (CN), atau rumus kimia Ca(NO3)2.

Pupuk kalsium nitrat yang mengandung kalsium (Ca) dan nitrat (NO₃⁻), memiliki kelebihan yaitu mudah diserap oleh tanaman. Nah, berikut ini adalah manfaat dan cara aplikasi pupuk kalsium nitrat.

Manfaat Pupuk Kalsium Nitrat

Sebagai pupuk yang mengandung kalsium tinggi, pupuk kalsium nitrat (CN), memiliki banyak manfaat antara lain.

1. Memperkuat dinding sel, aplikasi kalsium nitrat bisa membantu daun dan akar lebih kuat. Hal ini disebabkan dinding sel pada daun dan akar akan jauh lebih kuat sehingga lebih tahan terhadap cekaman lingkungan.

Baca Juga :  [Terbukti] Tips Cara Agar Semangka Tetap Manis Meski Panen Di Musim Hujan

2. Mencegah dan mengatasi penyakit akibat serangan jamur, kekurangan unsur hara kalsium menyebabkan penyakit busuk ujung buah (blossom end rot) pada paprika, cabai dan tomat. Aplikasi pupuk kalsium bisa meningkatkan ketahanan tanaman karena dinding sel jauh lebih kuat.

3. Meningkatkan dan menjaga kualitas panen, hasil panen jauh lebih tahan lama (daya simpan), dan tidak mudah busuk sehingga aman selama proses distribusi, penyimpanan atau setelah sampai di pasar. Selain itu, tekstur buah juga lebih renyah dan enak.

Cara Aplikasi Pupuk Kalsium Nitrat

a. Aplikasi melalui tanah

Terdapat beberapa cara pemberian pupuk kalsium nitrat melalui tanah, antara lain ditebar di tanah dan dicampur dengan pupuk kendang saat proses olah tanah, di tugal di sekitar lubang tanam, atau dilarutkan dalam air irigasi dan dikocorkan ke perakaran tanaman.

Agar lebih mudah, anda bisa memberikan pupuk kalsium nitrat melalui system irigasi seperti irigasi tetes (drip fertigation).

b. Aplikasi melalui daun

Pupuk kalsium nitrat selain sebagai pupuk akar, juga bisa jadi pupuk daun yakni dilarutkan dalam air dan disemprotkan langsung ke daun tanaman.

Dalam aplikasi pupuk kalsium nitrat, jangan lupa untuk mengikuti dosis yang dianjurkan. Gunakan dosis sesuai petunjuk penggunaan, karena bisa jadi beda merk beda juga dosis anjurannya.

Nah, sobat belajartani.com, demikianlah ulasan panjang kali lebar mengenai pupuk kalsium nitrat, berikut manfaat dan cara aplikasinya.

Semoga bermanfaat dan jangan lupa bagikan ke saudara, sahabat dan teman anda yang lain ya. Terimakasih !

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *