Peluang Bisnis Ikan Gabus : Harganya Mahal dan Selalu Dicari Pasar

2075 View

Peluang Bisnis Ikan Gabus : Harganya Mahal dan Selalu Dicari Pasar ?? – Ikan gabus (Channa striata), merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang belum banyak di budidayakan di Indonesia.

Sekilas dilihat bentuknya, ikan ini cukup “menyeramkan”. Ikan gabus memiliki kepala yang mirip kepala ular dengan gigi-gigi yang tajam. Oleh karenanya ia dikenal dengan snakehead fish (ikan kepala ular).

Walaupun nampak “menakutkan”, namun jangan salah. Daging ikan gabus rasanya gurih dan mengandung banyak protein yang sangat berguna bagi tubuh.

Permintaan ikan gabus di pasar lokal maupun mancanegara tiap tahun semakin meningkat. Tentu saja ini menjadi sebuah peluang bisnis (maksutnya bisnis ikan gabus ) yang bagus bagi anda, ya termasuk saya juga.

Di Indonesia ikan gabus bisa ditemukan hampir di semua wilayah kepulauan mulai dari Sumatra hingga Papua.

Bisnis Ikan Gabus
Gambar ikan gabus atau ikan haruan. Sumber gambar : kkp.go.id

Di masing-masing daerah tersebut ikan gabus memiliki nama yang berbeda-beda pula. Misalnya di Kalimantan dia lebih dikenal dengan ikan Haruan, di Jawa dikenal dengan ikan Kutuk atau di Aceh dikenal dengan ikan Bace.

Kalau kata istri saya sih itu namanya Ikan Dendeng. “Opo iku…Hahaha”. (Bacanya kayak baca ikan BANDENG).

Kondisi Faktual Bisnis Ikan Gabus Di Indonesia

Walaupun hampir bisa ditemukan di berbagai daerah di Indonesia, nyatanya belum mampu memenuhi permintaan pasar yang tinggi, baik itu untuk konsumsi, industri pangan (tepung ikan gabus) maupun farmasi (obat-obatan).

Selama ini ikan gabus banyak ditemukan di sungai, rawa dan perairan dangkal berarus lemah seperti di saluran air di sawah yang memiliki banyak rerumputan, atau bahkan di sawah itu sendiri.

Selain itu ia juga mudah ditemukan di kolam budidaya namun sebagai hama. Sebab ikan gabus kerap memangsa ikan budidaya yang ukurannya jauh lebih kecil.

Kenapa ikan gabus yang permintaanya pasar tinggi itu belum mampu dipenuhi?

Walaupun banyak tersebar di berbagai wilayah Indonesia, namun membudidayakan ikan gabus secara komersial itu masih sulit, tak seperti ikan air tawar lain macam Gurami, Nila, Lele, Ikan Mas, dan lain-lain.

Bisa dibilang hingga saat ini, di Indonesia masih belum banyak pembudidaya yang mengetahui teknik atau cara budidaya ikan gabus yang paling ideal, baik itu dari pembenihan maupun pembesarannya.

Sehingga sampai saat ini pula, ikan gabus masih diambil langsung dari alam melalui perikanan tangkap (dari sungai atau rawa).

Tentu saja ini tak bisa dilakukan terus-menerus karena akan mengancam keragaman spesiesnya.

Sementara di negara-negara tetangga seperti Thailand, Vietnam, Myanmar dan Filipina disana  telah berhasil membudidayakan ikan gabus secara komersial.

Melihat kondisi faktual bisnis sebagaimana diuraikan di atas, bahwa budidaya ternak ikan gabus di Indonesia masih jarang maka menjadi peluang emas bagi anda menjadi pebisnis peternak ikan gabus.

Nilai Ekonomis Ikan Gabus

Berbicara tentang nilai ekonomis atau harga jual, tentu menjadi topik yang paling menarik bagi semua pelaku usaha, termasuk pelaku usaha agribisnis.

Berapa sih harga jual ikan gabus di pasaran?

Di Singapura, ikan gabus dijual dengan harga $18 atau setara dengan Rp270.000, sumber : situs toko online jurongfrogfarm Singapura ($1 = Rp15.000),

Sementara di Indonesia harga ikan gabus segar dijual di marketplace dengan harga bervariasi berkisar Rp60.000 hingga Rp80.000 (sumber Tokopedia, Bukalapak, Shopee).

Harga di atas bisa berubah sewaktu-waktu. Saya pakai sebagai contoh saja untuk menunjukkan bahwa harga ikan gabus itu cukup tinggi.

Namun bisa jadi harga ikan gabus di petani atau pembudidaya jauh lebih murah dari harga di toko online/marketplace (mungkin di kisaran Rp40.000-50.000).

Bagaimana, cukup mahal bukan? Tentu saja harga ikan gabus ini cukup tinggi bila dibandingkan dengan jenis ikan air tawar lainnya. Misalnya dibandingkan dengan ikan lele yang harganya berkisar Rp20.000-25.000/kg.

Inilah Mengapa Harga Ikan Gabus Mahal

Di paragraf awal sudah dijelaskan bahwa permintaan ikan gabus di Indonesia cukup tinggi, sementara produksinya masih jarang ditemukan.

Selain karena faktor tersebut, mahalnya harga ikan gabus juga dikarenakan tingginya kandungan albumin, salah satu jenis protein yang ditemukan pada daging ikan gabus.

Kandungan albumin ikan gabus merupakan yang paling tinggi dibandingkan bahan makanan lain seperti putih telur ataupun ikan air tawar lain yaitu berkisar 5 – 6 % dari tiap ekor ikan gabus.

Kandungan albumin pada 1kg ikan gabus adalah sebesar 62,24 gram, sementara pada 1 kg telur hanya 9,34 gram albumin (menurut sumber trubus)

Selain itu diketahui pula, khasiat albumin ikan gabus terbukti jauh lebih baik dibandingkan albumin pada putih telur.

Maksutnya kinerja albumin ikan gabus jauh lebih cepat dalam memperbaiki kerusakan sel tubuh, misalnya saat terjadi luka.

Beberapa Khasiat Dan Manfaat Albumin Ikan Gabus

Albumin yang merupakan salah satu jenis protein yang ada dalam tubuh sangat dibutuhkan karena merupakan penyusun struktur sel, enzim, hormon dan antibodi (sistem imun/ketahanan dalam tubuh).

Oleh karena itu albumin mempunyai manfaat penting sebagai berikut :

Bagikan Artikel Ini Bosque, Thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *