Mengenal Pupuk Slow Release dan Cara Aplikasinya

Pupuk Slow Release – Apa sih sebenarnya pupuk slow release itu? Mungkin sebagian daripada anda pernah mendengarnya, bukan? Tentu saja, sebagian besar petani pasti tau, dan bahkan pernah menggunakannya.

Pupuk slow release, berasal dari kata slow yang artinya lambat atau pelan, dan release yang artinya melepas. Jadi, pupuk slow release adalah pupuk yang teknologi pelepasannya agak lambat, sehingga unsur hara pada pupuk tersebut dilepaskan secara perlahan-lahan.

Dengan teknologi slow release (kita singkat SR ya,,biar hemat kata..hehe), waktu penyediaan unsur hara menjadi panjang. Mengapa pelepasan unsur hara pupuk SR lama?

Pelepasan unsur hara pupuk SR lama

Contoh pupuk slow release…

Hal tersebut disebabkan pupuk tersebut mempunyai lapisan khusus dari bahan resin yang bersifat permeable pada setiap butiran-nya.

Mungkin selama ini kita cenderung familiar dengan pupuk yang cepat larut atau fast release seperti Urea, ZA. Lalu mengapa harus menggunakan pupuk yang lambat larut jika ternyata ada pupuk yang cepat larut?

Kelebihan pupuk SR

Sebagaimana dari pengertian pupuk SR itu sendiri, pupuk ini digunakan untuk penyediaan unsur hara dalam jangka panjang namun dengan teknologinya ia tak mudah tercuci oleh air sehingga keberadaan pupuk di perakaran pun tak mudah hilang (leaching) dalam waktu cepat.

Kelebihan menggunakan pupuk dengan teknologi SR yaitu dapat meningkatkan produksi tanaman, meningkatkan rendemen panen lebih berbobot, mudah diaplikasikan sehingga dapat menghemat waktu dan biaya.

Selain itu, aplikasi pupuk ini dapat menghemat waktu karena sekali aplikasi pemupukan dapat bertahan selama 18-20 bulan, setelah itu baru dapat diaplikasikan kembali pemupukan berikutnya.

Pupuk SR berfungsi sebagai buffer atau cadangan atau penyangga unsur hara tanaman. Kita sebagai petani tak tahu pasti kapan sih sebenarnya tanaman membutuhkan unsur hara, tapi dengan adanya pupuk ini kebutuhan makanan paling tidak sudah kita siapkan.

Sewaktu-waktu tanaman membutuhkan untuk proses metabolismenya, unsur hara sudah tersedia dan siap untuk digunakan.

Kapan waktu yang tepat aplikasi pupuk SR ?

Karena sifatnya yang lambat larut tadi, pupuk SR lebih tepat jika diaplikasikan saat awal masuk musim hujan, sehingga potensi kehilangan unsur hara akibat pencucian dapat diminimalkan.

Bagaimana cara aplikasi pupuk SR secara tepat?

Cara aplikasi pupuk SR yakni diberikan di lubang tanam atau di zona perakaran tanaman atau bisa juga diberikan di sekeliling tajuk tanaman.

container fertilizer (wadah pupuk) 

Anda bisa membeli container fertilizer (wadah pupuk) khusus untuk aplikasi pupuk SR, saat ini banyak sekali dijual di marketplace.

Bentuknya yang berupa butiran atau tablet membuatnya mudah diaplikasikan. Salah satu contoh dari pupuk dengan teknologi pupuk SR adalah Dekastar.

Baca juga : Jenis Pupuk Berdasarkan Sifat/Cara Pelepasan Unsur Haranya [Fast Release dan Slow Release]

Gimana sobat belajartani.com, sudah faham kan tentang teknologi pupuk slow release? OK, semoga artikel singkat ini bermanfaat ya…!

Bagikan Artikel Ini Bosque ! Trims.

Leave a Reply

Your email address will not be published.