8 Alat Semprot Pestisida Yang Biasa Digunakan Petani Saat Ini

34221 View

8 Alat Semprot Pestisida Yang Biasa Digunakan Petani Saat Ini – Ada banyak teknik aplikasi pestisida, sebelumnya pernah kita bahas. Ini linknya >> 6 Cara Aplikasi Pestisida yang Biasa Dilakukan di Lapangan, bisa anda baca pada artikel tersebut bagaimana cara aplikasi pestisida yang banyak dilakukan petani.

Nah dari beberapa cara aplikasi pestisida yang paling populer adalah dengan penyemprotan (spray). Penyemprotan adalah kegiatan merubah suatu larutan atau cairan menjadi droplet (butiran air) yang bertujuan agar butiran tadi bisa melekat secara merata pada bagian tanaman sasaran seperti daun atau buah.

Untuk melakukan kegiatan penyemprotan dibutuhkan alat semprot pestisida atau sprayer. Sprayer, berdasarkan alat atau teknologi yang digunakannya ada yang masih tradisional dan ada juga yang sudah canggih. Di negara maju umumnya sudah pakai pesawat atau traktor gitu, soalnya disana lahannya juga luas-luas.

Beda di Indonesia yang lahan pertaniannya sudah terpetak-petak kecil, dan seiring berjalannya waktu lahan tersebut habis, berubah fungsi mulai dari bangunan perumahan atau pabrik.

Nah apa saja sih alat semprot atau sprayer yang biasa digunakan petani saat ini? Yuk cek ulasan di bawah ini.

#1. Hand Sprayer

Hand sprayer adalah alat semprot portabel yang dioperasikan dengan memompa dengan tangan. Tidak hanya untuk kebutuhan pertanian, berkebun (urban farming), seperti menyemprotkan pestisida, tapi juga dapat digunakan untuk penyemprotan pupuk daun atau untuk sekedar menyiram tanaman saja.

Diluar kegiatan pertanian, hand sprayer biasa digunakan untuk menyemprot hewan peliharaan seperti burung, menyempotkan air ataupun shampo. Selain itu hand sprayer juga bisa digunakan untuk kebutuhan kendaraan untuk menyemprotkan air atau shampoo pada body kendaraan.

Untuk kebutuhan tanaman yang tidak terlalu luas, penggunaan hand sprayer cukup bisa diandalkan. Di pasaran kapasitas tangkinya bermacam-macam mulai dari 1 liter, 2 liter bisa dengan mudah ditemukan di toko-toko pertanian.

#2. Knapsack Manual Sprayer

Knapsack manual sprayer, adalah alat penyemprot yang cara kerjanya masih manual, yaitu dengan mengandalkan tenaga tangan yang kemudian menghasilkan tekanan udara. Kata knapsack sendiri berarti ransel, sehingga penggunaannya digendong.

Jenis knapsack manual ini dari kapasitas tangkinya bermacam-macam ada yang kapasitas 4, 5, 7, 9 liter (biasanya dari bahan plastik) dan yang paling umum digunakan petani yaitu kapasitas 14 liter yang bahannya stainless steel.

#3. Knapsack Electric Sprayer

Knapsack electric sprayer atau sprayer gendong elektrik adalah alat semprot pestisida/pupuk yang menggunakan system pompa elektrik yang menggunakan tenaga baterai yang dapat di-charge. Kapasitas tangkinya biasanya 16 liter. Tapi ada juga yang berukuran kecil yang kapasitas tangkinya 5 liter dan 8 liter.

Dilihat dari kepraktisannya saat ini jenis sprayer gendong elektrik ini banyak diminati oleh petani. Petani tak perlu capek-capek lagi memompa menggunakan tangannya sehingga lebih bisa focus lagi saat melakukan kegiatan pengendalian hama penyakit.

#4. Knapsack Power sprayer

Knapsack power sprayer adalah salah satu sprayer yang banyak digunakan di Indonesia. Banyak sekali jenis merk yang dapat dengan mudah anda temui di pasaran. Menggunakan tenaga pompa dari mesin atau motor, alat ini mampu menghasilkan tekanan tinggi dengan output 8 liter/menit.

Di pasaran bisa anda temui kapasitas tangki 15 liter, 20 liter dan 25 liter, dengan kapasitas bahan bakar beragam antara lain 0,5 liter-0,75 liter.

Bahan bakar yang digunakan? Ada yang murni bensin, ada juga yang campuran oli dan bensin dengan mixing ratio 1:25. Berapa harganya? Tentu saja harga knapsack power sprayer jauh lebih mahal dibandingkan knapsack manual maupun knapsack elektric.

#5. Motor Sprayer

Motor sprayer hampir sama dengan knapsack power sprayer, yaitu sama-sama menggunakan tenaga motor atau mesin. Bedanya kalau motor sprayer ini diletakkan di atas kendaraan atau sebuah tempat yang ada rodanya yang dapat ditarik dan dipindah tempat (mobile).

Selain itu pada motor sprayer ada selang panjang (selang kompressor kuning) untuk menjangkau tanaman yang agak jauh. Selang tersebut nantinya langsung dihubungkan dengan gun sprayer (stik tembak). Selain digunakan di pertanian, motor sprayer pada umumnya juga banyak digunakan oleh usaha cuci mobil atau motor di kota-kota besar.

#6. Tractor Sprayer

Tractor sprayer merupakan traktor yang difungsikan untuk melakukan penyemprotan dengan cara membawa mesin dan tanki agrochem di bagian belakang traktor. Jadi fungsi dari tractor adalah membawa dan memindahkan mesin kemudian mengarahkan pada crop yang akan dilakukan penyemprotan agrochem atau pestisida.

Mungkin di Indonesia teknologi ini masih jarang ditemukan, karena memang teknologi seperti ini lebih banyak digunakan oleh negara maju di Amerika maupun Eropa. Itupun bisa jadi di sana dimulai sejak setengah abad yang lalu.

#7. Plane Sprayer

Sebagaimana pada tractor sprayer, plane sprayer adalah pesawat terbang yang difungsikan untuk penyemprotan agrochem atau pestisida. sama, adanya juga di Eropa atau di Amerika.

Kenapa penyemprotannya menggunakan pesawat terbang? Hal tersebut tidak lain karena lahan pertaniannya sangat luas. Tentu sangat tidak efektif apabila dilakukan menggunakan knapsack sprayer, ya nggak?

#8. Drone Sprayer

Drone atau pesawat tanpa awak tak hanya digunakan di bidang militer. Seiring berkembangnya waktu, drone digunakan juga untuk sektor pertanian salah satunya untuk penyemprotan pestisida.

Di Indonesia saat ini mungkin masih sedikit atau bahkan belum ada petani yang menggunakan drone untuk menyemprot pestisida, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat banyak petani yang ikut menggunakan drone untuk menyemprot tanaman mereka. Kita tunggu saja waktunya.

Baca juga : Lihat Apa Saja Yang Bisa Dilakukan Drone Untuk Pertanian

Nah sobat BT, itulah dia alat semprot pestisida atau sprayer yang biasa digunakan petani saat ini. Semoga artikel ini menambah wawasan dan pengetahuan anda tentang teknologi pertanian terkini.

Jika anda rasa bermanfaat, jangan lupa bagikan ke saudara, sahabat atau teman tani anda yang lain ya. Terimakasih^^

Bagikan Artikel Ini. Trims !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *