Mau Berkebun? Berikut Ini Peralatan Berkebun Yang Perlu Anda Siapkan

137 View

Peralatan Berkebun – Sejak dulu hingga kini berkebun masih menjadi hobi yang sangat menyenangkan. Kegiatan berkebun akhir-akhir ini makin banyak diminati masyarakat.

Berkebun terbukti ampuh mengurangi pikiran yang stress, akibat permasalahan rumah tangga, ataupun di pekerjaan.

Ada semacam perasaan bangga dan bahagia jika berhasil panen dari hasil menanam sendiri. Selain itu makanan hasil berkebun sendiri jauh lebih sehat.

Pada skala yang lebih besar dan luas, hasil berkebun bisa menjadi potensi sumber penghasilan keluarga. Jika tidak memiliki lahan yang luas, berkebun bisa dilakukan di halaman rumah atau pekarangan.

Sudah banyak orang yang berhasil menekuni hobi berkebun, padahal sebelumnya belum banyak berpengalaman berkecimpung dalam budidaya pertanian dan mungkin tahu sedikit mengenai budidaya dari blog atau Youtube.

Dengan perkembangan teknologi pertanian, kini berkebun bahkan bisa dilakukan oleh orang yang tak memiliki lahan sekalipun.

Berkebun tak harus dilakukan di tanah langsung, bisa dengan hidroponik polybag ataupun pot. Di Jepang bahkan menanam dengan media film.

Berkebun kini bisa dilakukan dimana saja oleh siapa saja termasuk di kota yang lebih banyak dikenal dengan istilah urban farming.

Peralatan berkebun yang perlu disiapkan

Wanita berkebun. Image source: freepik.com

Sebelum memulai berkebun, ada beberapa peralatan berkebun yang perlu anda siapkan agar kegiatan berkebun anda bisa sukses dan berakhir panen dengan baik.

  1. Pot atau polybag, sebagai tempat meletakkan media tanam. Bisa juga pakai planter bag yang tersedia dalam berbagai ukuran.
  2. Media tanam, sebagai tempat tumbuh akar tanaman. Bisa berupa tanah, arang sekam, pupuk kandang atau campuran ketiganya.
  3. Sekop mini, digunakan untuk memasukkan media tanam ke dalam polibag atau pot.
  4. Benih atau bibit, calon organisme tanaman baru. Jika benih itu masih berupa biji, sementara bibit adalah benih yang sudah disemai atau bisa juga hasil cangkok atau okulasi.
  5. Pencabut rumput (weed puller), digunakan untuk penyiangan atau mencabut rumput dengan lebih cepat. Bisa juga untuk membuat lubang tanam.
  6. Rafia, digunakan untuk mengikat tanaman pada lanjaran.
  7. Lanjaran, diperlukan untuk tanaman yang merambat seperti timun, buncis, kacang panjang. Sebaiknya gunakan lanjaran yang berbahan plastik poliolefin yang jauh lebih awet dan tahan lama.
  8. Timba/gembor, digunakan untuk mengangkut air yang digunakan untuk irigasi atau menyiram tanaman atau melarutkan pupuk.
  9. Mini sprayer, digunakan untuk aplikasi pupuk cair, pupuk daun, pestisida maupun ZPT. Tersedia dalam beberapa ukuran, terkecil ukuran 1 liter.
  10. Pestisida, berupa insektisida (untuk mengendalikan hama) dan fungisida (untuk mengendalikan jamur). Sebaiknya gunakan produk pestisida organik atau nabati yang dibuat dari ekstrak tanaman tertentu seperti daun pepaya.
  11. Zat Perangsang Tumbuh (ZPT), untuk memulihkan tanaman pasca terserang hama penyakit serta untuk meningkatkan bobot atau ukuran buah jauh lebih besar
  12. Pupuk kompos, digunakan sebagai campuran media tanah agar tanaman tumbuh subur.
  13. Pupuk NPK, digunakan sebagai pupuk susulan ataupun dasaran. Memacu pertumbuhan vegetatif dan generatif tanaman. Ada yang berbentuk butiran (untuk dikocorkan) dan serbuk (untuk disemprotkan).
  14. Sarung tangan pelindung (glove), digunakan untuk melindungi tangan dari benda tajam, kotoran ataupun bagian tanaman yang tajam misalnya ranting, bulu pada daun atau duri.
  15. Gunting pangkas, digunakan untuk memotong bagian tanaman atau untuk memotong tangkai buah saat panen.

Nah sobat, itulah beberapa peralatan berkebun yang perlu anda siapkan sebelum anda memulai aktivitas berkebun.

Ternyata banyak juga ya perlengkapan berkebun. Meski banyak, biaya tersebut masih jauh lebih kecil kok dibanding hobi lain seperti bersepeda, travelling dan lain-lain.

Meski biaya yang anda keluarkan mungkin terbilang cukup besar, untuk ini itu, tapi percaya deh pengeluaran anda akan terbayar saat masa panen nanti.

Tentu saja ada rasa bangga dan kepuasan tersendiri karena bisa panen sendiri akan mampu menutupi biaya yang sudah anda keluarkan.

Bagikan Artikel Ini. Trims !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *