bt
Menu

Gummy Stem Blight (GSB), Penyakit Yang Bikin Melon Jadi Gak Manis

Belajartani.com – Dari sekian jenis penyakit utama yang menyerang tanaman melon, mungkin penyakit Gummy Stem Blight (GSB) tidaklah terlalu populer, terutama jika dibandingkan dengan penyakit embun upas (Downy Mildew) atau juga embun tepung (Powdery Mildew).

Gummy berarti getah, stem berarti batang dan blight berarti penyakit busuk. Jadi Gummy Stem Blight (GSB) adalah penyakit busuk pada pangkal batang tanaman dengan gejala muncul getah.

Sebenarnya tak hanya pada melon saja, pengalaman saya, Gummy Stem Blight (GSB) ini juga pernah menyerang tanaman timun. Terutama pada saat kondisi cuaca sedang panas-panasnya namun kelembaban udara cenderung tinggi.

Karena menyerang batang yang di dalamnya terdapat jaringan pengangkut makanan dan nutrisi, maka tanaman melon, timun atau cucurbit lain (waluh-waluhan) yang terkena penyakit ini akan berakhir dengan layu dan mati.

Baca juga : 10 Jenis/Tipe Melon yang Paling Banyak Ditanam Di Dunia

Waktu serangan penyakit Gummy Stem Blight (GSB)

Pengalaman saya penyakit Gummy Stem Blight (GSB) menyerang saat tanaman sudah memasuki fase generatif (sudah ada buahnya), pada saat kondisi udara panas namun kelembaban udaranya tinggi.

Gejala serangan penyakit Gummy Stem Blight (GSB)

Sesuai namanya penyakit Gummy Stem Blight (GSB) ini menyerang bagian pangkal batang tanaman melon atau timun.

Baca juga : Panduan Lengkap Cara Menanam Timun, Step By Step Mudah Dipahami Petani Pemula

Gejala serangan Gummy Stem Blight (GSB) yaitu pada bagian yang terserang muncul gummy atau semacam cairan/getah yang bewarna kecoklatan. Kondisi batang biasanya pecah dan membusuk.

Dampak serangan penyakit Gummy Stem Blight (GSB)

Tanaman melon yang terserang penyakit Gummy Stem Blight (GSB) biasanya layu dan mati, dampaknya pemasakan buah melon menjadi tidak sempurna, sehingga rasa melon yang dihasilkan tidak manis.

Cara mencegah penyakit Gummy Stem Blight (GSB)

Melakukan sanitasi lahan yaitu menjaga kebersihan lahan sehingga patogen atau jamur penyakit menjadi tidak bisa berkembang.

Mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman, dengan demikian tanaman akan jauh lebih tahan daripada serangan penyakit.

Baca juga : Cara Kerja Fungisida Bahan Aktif Tembaga Hidroksida

Menerapkan jarak tanam dan jarak got antar tanaman yang agak lebar sehingga mencegah terjadinya iklim mikro yang berpotensi berkembangnya penyakit Gummy Stem Blight (GSB) ini.

Pengendalian atau penanganan tanaman yang terserang Gummy Stem Blight (GSB)

Tanaman yang terserang Gummy Stem Blight (GSB), perlu diberi perlakuan fungisida berbahan aktif Tembaga Hidroksida dengan cara dioleskan pada bagian pangkal batang yang busuk (dosis 2-4 gram/liter).

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Follow our IG

Instagram.com/PertanianKini

Arsip BelajarTani.com

Choose Language

Follow BelajarTani.com

Terimakasih telah mengunjungi BelajarTani.com, Jangan lupa like and share ya Sob..! ♥