Cara Memulihkan Tanah – Kebanyakan tanah di Indonesia, secara umum sudah banyak yang perlu peremajaan sebab penggunaan pupuk kimia yang massif (terus-menerus).
Tanah yang terlalu lama dihajar pupuk kimia, biasanya produksinya menurun dan kualitas fisik dan biologisnya juga sudah menurun. Hasilnya penurunan hasil panen, dan peningkatan dosis pemupukan secara terus-menerus.
Salah satunya cara memulihkan tanah tak subur menjadi subur bisa menggunakan pupuk hayati (disamping pupuk organik).
Pupuk hayati atau dikenal juga dengan istilah agen hayati itu, bukanlah pupuk sebagaimana pupuk pada umumnya, misalnya berupa material padat atau cair.

Namun ia berupa mikroba yang berperan sebagai aktivator, dekomposer bahan organik untuk kemudian dihasilkan unsur hara yang langsung bisa diserap oleh tanaman.
Pupuk hayati yang berupa mikroba tadi itu banyak sekali jenis sekaligus peran spesifiknya. Ada yang berperan sebagai penghasil nitrogen, fosfor, kalium. Ada yang bisa ketiga-nya. Serta ada pula yang bisa memproduksi ZPT.
Nah karena sifatnya itu pupuk hayati bisa digunakan untuk menyuburkan tanah kembali. Memperbaiki sifat fisik dan biologi tanah sehingga produksi tanaman kembali meningkat.

Tanah yang tak subur biasanya cenderung keras dan kering. Begitupun tanaman yang ditanam pada tanah tersebut, tentu jauh dari kata sehat.
Pada tanah yang tak subur, hal yang pasti terjadi adalah tidak berjalannya proses biologis. Dengan kata lain pada tanah tersebut tidak ada aktivitas mikroorganisme, sampai cacing tanah pun juga enggan tinggal disitu.
Untuk mengubah tanah tak subur menjadi tanah subur, ada beberapa langkah penting yang harus dilakukan :
Untuk jenis mikroba yang bisa digunakan bisa dari jenis trichoderma, gliocladium, azotobacter, azospirilium dan lain-lain.

Teknologi ini bisa disebut dengan bioremediasi atau bio-degradasi. Lahan tambang yang biasanya mengandung bahan beracun, bisa juga dipulihkan dengan bantuan mikroba (kebanyakan dari jenis bakteri) untuk kemudian diurai menjadi bahan yang tak beracun lagi.
Bakteri pengurai perlu diberi makan nitrogen dan fosfor untuk merangsang rasa lapar bakteri, sehingga nantinya akan jauh lebih cepat lagi dalam mengurai bahan racun pada lahan bekas tambang.
Insan Cita, founder & owner BelajarTani.com - Alumnus FP - Bekerja di agriculture corp - Hobi ngeblog & berkebun