Bisnis Sayuran Organik, Apakah Masih Menjanjikan ?

Bisnis Sayuran Organik – Harga mahal tapi banyak dicari apakah itu sobat BT ?  Salah satunya adalah produk sayuran organik.

Bagaimana prospek bisnis sayuran organik saat ini ? Apakah masih menjanjikan sekali untuk dikerjakan ?

Mengapa sayuran organik yang dijual mahal itu tapi masih laku di pasaran, mengapa sih harga sayuran organik itu mahal?

Nah, pertanyaan-pertanyaan di atas mungkin sempat terlintas di pikiran anda semua. Terutama anda yang tertarik dengan bisnis sayuran organik namun masih ragu karena berbagai pertanyan tersebut.

Oke, kalo gitu kita bahas jawaban pertanyaan-pertanyaan menarik di atas. Tapi sebelumnya perlu kita tahu apa yang dimaksud dengan sayuran organik.

Syarat agar sebuah produk disebut sebagai produk organik

bisnis sayuran organik
Produks sayuran organik, harus tanpa pupuk dan pestisida kimia

Untuk bisa disebut sebagai sayuran organik khususnya agar dapat diterima di pasar internasional, setidaknya harus memenuhi beberapa syarat berikut :

a. Sayuran organik harus diproduksi dengan metode yang yang ramah lingkungan yaitu tanpa menggunakan pestisida kimia dan pupuk kimia (buatan/anorganik).

b. Memenuhi standar produk organik, yang berlaku secara internasional seperti USDA organic atau EU organic.

Rekomendasi :  Penyebab Harga Komoditas Pertanian Anjlok Akhir-Akhir Ini (Khususnya Sayur)

c. Produk sayuran organik yang dijual harus dilabeli dan telah mendapatkan sertifikasi organik untuk memastikan bahwa produk tersebut telah memenuhi syarat sebagai produk organik.

Dari penjelasan di atas, kita jadi tahu apa itu sayuran organik. Sekilas dari penjelasan di atas, kita bisa menyimpulkan, mengapa sayuran organik mahal.

Alasan harga sayuran organik mahal

Sayuran organik yang dijual di pasar organik

#1. Butuh waktu lebih lama untuk memperoleh hasil panen

Karena menggunakan pupuk organik, maka proses produksi tanaman akan jauh lebih lama dibanding menggunakan pupuk anorganik.

#2. Memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi

Jika menggunakan pupuk organik pertumbuhan tanaman jauh lebih lambat, begitu juga saat menggunakan pestisida organik/nabati.

Pengendalian hama penyakit tentu memiliki tantangan yang jauh lebih sulit, tak secepat dan se-efektif pestisida kimia. Seringkali hal inilah yang membuat produktivitas tanaman tak setinggi saat menggunakan pupuk dan pestisida kimia.

#3. Biaya sertifikasi

Produk organik harus disertifikasi agar bisa diakui sebagai produk organik, dan biaya sertifikasi tersebut juga dapat meningkatkan harga produk.

#4. Sayuran organik memiliki banyak kelebihan

Kelebihan sayuran organik antara lain :

a. Lebih sehat, karena tidak mengandung residu pestisida berbahaya yang menimbulkan efek samping bagi Kesehatan sehingga membantu menunjang kualitas hidup dan mengurangi risiko berbagai penyakit

b. Lebih aman bagi lingkungan, karena selama proses produksinya tidak menggunakan bahan kimia berbahaya sehingga menjaga keseimbangan ekosistem, menjaga kesuburan tanah, dan kelestarian perairan.

Rekomendasi :  9 Komoditas Unggulan Perkebunan Indonesia yang Dikenal Pasar Dunia

c. Cita rasa lebih enak, cita rasa sayuran organik jauh lebih nikmat dan menyegarkan dibanding produk anorganik.

d. Meningkatkan kesejahteraan petani, karena memiliki nilai tambah/harga jual yang lebih tinggi, namun ini berlaku jika pasar produk organik tersedia luas.

Nah, kembali judul artikel, apakah bisnis sayuran organik masih menjanjikan ? Jawabannya adalah masih prospektif atau menjanjikan.

Alasan bisnis sayuran organik masih menjanjikan

Sayuran organik pada supermarket/hypermarket

Meski dijual dengan harga mahal, mengapa bisnis sayuran organik masih prospektif atau menjanjikan alasannya adalah karena permintaan yang tinggi.

Minat konsumen akan makan makanan yang sehat dan alami semakin meningkat. Sayuran organik menjadi pilihan bagi konsumen yang memperhatikan kesehatan dan menghindari bahan kimia berbahaya.

Namun, sebelum memulai bisnis sayuran organik ini, anda perlu melakukan riset pasar terlebih dahulu, apakah di daerah anda ada permintaan sayuran organik atau tidak.

Selain pasar dalam negeri, permintaan tinggi sayuran organik juga datang dari luar negeri yang menginginkan produk sayuran organik yang sehat dan berkualitas tinggi.

Berikut ini berbagai tempat tujuan bagi produk organik seperti sayuran organik :

1. Supermarket

Banyak supermarket yang memiliki area khusus untuk produk organik dan bisa dijadikan tempat pemasaran produk sayuran organik. Namun, untuk bisa masuk ke supermarket, petani harus memenuhi berbagai syarat dan ketentuan ditentukan pihak supermarket.

Rekomendasi :  Mengenal Apa Itu Sorgum: Kandungan Nutrisi, Manfaat, dan Cara Budidayanya ! 

2. Pasar organik

Pasar organik adalah pasar yang khusus menjual hasil pertanian organik. Di luar negeri terdapat cukup banyak pasar organik yang menjual berbagai produk organik mulai dari sayur, buah, dan makanan pokok seperti beras organik.

3. Toko kelontong

Toko kelontong bisa menjadi opsi bagi petani dalam memasarkan produk organik mereka. Memasarkan produk ke toko kelontong tentu tak akan sesulit saat akan hendak masuk ke pasar modern seperti supermarket.

4. Pasar tradisional

Pasar tradisional walau pada umumnya menyediakan sayuran yang non-organik. Namun tak ada salahnya anda mencoba menyasar segmen konsumen, yang mencari produk organik yang suka belanja di pasar tradisional.

5. Pasar online

Untuk menjual sayuran organik secara online anda bisa memanfaatkan berbagai jenis media social, seperti melewati Instagram, Facebook atau Whatsapp. Ini akan membantu konsumen anda saat melakukan pemesanan.

Baca juga : Pemasaran Agribisnis ? Begini Cara dan Strateginya !

Gimana sobat BT, apakah anda tertarik masuk segmen pasar organik, atau tetap nyaman di segmen umum yang bebas pakai pupuk dan pestisida kimia yang kinerjanya jauh lebih cepat ??

Share, jika konten ini bermanfaat !

Artikel Terkait

About the Author: Insan Cita

Insan Cita, founder & owner BelajarTani.com - Alumnus FP - Bekerja di agriculture corp - Hobi ngeblog & berkebun

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *