4 Cara Mencegah Polusi Tanah (Soil Pollution)

66 View

Cara Mencegah Polusi Tanah – “Telah nampak kerusakan di darat dan laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia”. Begitu bunyi petikan ayat Quran surat Ar-Rum ayat 41.

Melalui ayat tersebut, Allah sejak 14 abad yang lalu mengabarkan bahwa segala bentuk kerusakan yang ada di darat dan laut adalah akibat ulah manusia yang ditunjuk Allah sebagai khalifah.

Apa saja tugas khalifah? Tentu saja menjaga kelestarian bumi, mewujudkan kemakmuran bagi semua makhluk yang ada di bumi tak hanya manusia tumbuhan dan hewan, tapi juga bagi alam, yang merupakan pendukung kelangsungan hidup makhuk.

Ya, alam yang merupakan ruang hidup bagi makhluk harus dipelihara, agar tetap lestari sehingga dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya.

Apa itu polusi tanah ?

Seringkali lahan pertanian subur tercemari sampah

Kembali ke bahasan utama kita yaitu tentang cara mencegah polusi tanah. Polusi menurut KBBI berarti pencemaran atau pengotoran.

Tanah yang berada di darat, mengalami polusi apabila terjadi pencemaran atau pengotoran zat-zat yang mengganggu fungsi tanah itu sendiri.

Padahal tanah, utamanya bagi manusia sangat penting untuk memproduksi bahan makanan. Perlu diektahui bahwa sampai saat ini 90% makanan yang dihasilkan adalah berasal dari tanah.

Oleh sebab itu, tanah harus dipelihara dan dijaga agar tidak mengandung polutan dan tetap sehat. karena tanah yang sehat akan menghasilkan tanaman yang sehat pula.

Baca juga : Al-Quran pun Bicara Pertanian

Cara mencegah polusi tanah

1. Membuang bahan kemasan bekas benih atau pestisida ke tempat yang aman

Kebanyakan petani tidak membuang ke tempat sampah dan terkadang meninggalkannya di lahan pertanian begitu saja. Padahal jika ia tertimbun ke dalam tanah akan sulit diurai dalam jangka waktu yang sangat lama. Di dalam tanah justru ia bisa mengganggu kehidupan mikroorganisme tanah sehingga dapat merusak kesuburan tanah.

2. Memilih kemasan yang ramah lingkungan saat berbelanja

Kemasan yang ramah lingkungan di Indonesia memang belumlah sepopuler di negara Eropa. kebanyakan produk massih terbungkus kemasan plastic. Kemudian tas yang digunakan pun tak jauh dari bahan plastic.

Nah, untuk mengurangi pencemaran tanah, mulai dari sekarang gunakan tas yang berasal dari bahan ramah lingkungan seperti kertas ataupun plastic mudah terurai.

Dengan begitu anda tak terlalu khawatir apabila kita membuang ditempat pembuangan sampah, karena bahan tersebut akan mudah terurai.

3. Memisahkan sampah berdasarkan jenisnya

Sampah bisa dikategorikan sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang mudah terurai dalam tanah secara cepat, begitu juga sebaliknya dengan sampah anorganik.

Dengan memisahkan ke 2 nya maka akan memudahkan dalam pengelolaanya. Misal sampah organik seperti kayu, daun, buah dan sayur busuk, Jerami dan lain-lain bisa diolah menjadi pupuk organik yang bermanfaat bagi pertanian.

Sementara sampah anorganik misal berupa botol plastic atau kemasan plastic, akan diolah lebih lanjut atau di daur ulang dengan teknologi tertentu.

Kegiatan memungut sampah agar tidak terjadi polusi atau pencemaran

Agar tidak terjadi polusi tanah, jangan lupa untuk memungut sampah anorganik yang berada di atas permukaan tanah sebelum sampah tersebut tertimban jauh ke dalam tanah.

4. Mengomposkan sampah menjadi pupuk organik

Sedikit dibahas di point nomor 2 bahwa sampah organik sebaiknya tidak dibakar atau dibuang begitu saja. Karena selain menghasilkan emisi karbon (menyumbang polusi udara dan perubahan iklim), ia bisa mencemari perairan (sungai atau laut).

Sampah organik dari rumah tangga umumnya berupa sisa sayur atau buah yang busuk. Agar jauh bermanfaat sebaiknya sampah tersebut diolah menjadi pupuk organik melalui proses pengomposan dibantu dengan mikroorganisme.

Baca juga : Cara Pembuatan Pupuk Organik Serta Peluang Bisnisnya

Nah sobat tani, itulah sedikit cara kita mencegah pencemaran atau polusi tanah (soil pollution). polusi tanah harus dicegah dan dihentikan karena ia bisa mengancam ruang hidup kita.

Makanan yang kita makan, air yang kita minum, dan Kesehatan makhluk hidup termasuk manusia, juga sangat dipengaruhi oleh oleh kondisi tanah.

Sekali lagi perlu diingat bahwa 90% makanan yang kita makan juga masih ditanam di tanah. air yang diminum juga diambil dari sumber mata air yang juga keluar dari tanah.

Bagikan Artikel Ini. Trims !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *