bt
Menu

2 Penyebab Utama Kegagalan Usaha Tani Sayur

Belajartani.com –  Beberapa minggu yang lalu, mungkin bukanlah waktu yang baik bagi para petani sayur. Ya, seperti yang kita ketahui bersama, hal tersebut dikarenakan pada saat itu harga sayur banyak yang murah dan anjlok.

Pendapatan yang tidak sebanding dengan pengeluaran membuat para petani sayur terpukul. Walaupun kondisi panen secara kualitas dan kuantitasnya cukup baik nyatanya uang hasil panen yang diterima jumlahnya masih lebih sedikit dari biaya yang dikeluarkan, dengan kata lain rugi.

Kalo anda amati, kenapa sih petani sayur banyak yang rugi? Apa sih penyebab utama kegagalan usaha tani sayur musim tanam kemarin? Sehingga kok banyak yang ngaku rugi gitu.

Saya pikir ada 2 penyebab utama kenapa usaha tani mereka gagal/rugi, yakni faktor musim yang tak menentu serta harga yang tak menentu.

#1. Faktor Musim

Banjir melanda persawahan di Desa Waung, Tulungagung, Jawa Timur, pada Sabtu (9/3/2019). Image source : bisnis.com

Musim kali ini sebagaimana musim sebelumnya tidak bisa diprediksi dengan tepat. Bulan Maret yang normalnya sudah mau musim kemarau, nyatanya di banyak daerah sentra produksi sayur, intensitas hujan dan anginnya masih tinggi. Seperti beberapa daerah di Jawa Timur yang justru mengalami kebanjiran akibat Sungai Bengawan Solo meluap.

Bahkan sampai akhir bulan April pun beberapa daerah intensitas hujan juga masih tinggi. Daerah Jabodetabek khsususnya DKI Jakarta mengalami kebanjiran.

Faktor musim yang tak menentu ini berpengaruh langsung pada kegagalan usahatani tani sebab meningkatnya intensitas serangan penyakit dan kerusakan lahan akibat banjir.

#2. Faktor Harga

Harga Cabai Anjlok, Petani Semprot Mati Tanaman. Image source : harianjogja.com

Selain ada petani yang rugi karena faktor musim, ada juga petani yang gagal/rugi karena anjloknya harga komoditas usahatani mereka. Petani sayur semacam cabai, kentang, kubis dan tomat, adalah petani sayur yang merasakan pahitnya musim panen beberapa saat yang lalu.

Kegagalan bukan pada masalah budidaya, serangan hama atau penyakit tapi pada harga yang tidak pasti. Harga sayur cenderung fluktuatif, cepat sekali berubah. Bukan dalam hitungan hari, tapi hitungan jam.

Penyebab harga menjadi anjlok selain karena momen panen raya seringkali disebabkan adanya produk dari impor yang beredar di pasaran lokal, akibatnya komoditas pertanian lokal milik petani kalah laku sehingga kurang diminati di pasaran.

Nah sobat belajartani.com, dari 2 faktor di atas, faktor yang mana yang bikin anda gagal atau rugi ?

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Follow our IG

Instagram.com/PertanianKini

Arsip BelajarTani.com

Choose Language

Follow BelajarTani.com

Terimakasih telah mengunjungi BelajarTani.com, Jangan lupa like and share ya Sob..! [HL♥PISD]