Menu

Penyakit Antraknosa pada Cabai, Penyebab, Gejala dan Cara Pengendaliannya

Share this :
anthracnose-avrdc-org

Serangan penyakit antraknosa pada cabai. Image Source : avrdc.org

Belajartani.com – Setiap musim tanam mempunyai tantangannya masing-masing bagi setiap petani. Pada musim kemarau biasanya terjadi banyak ledakan hama, dan pada musim hujan terjadi ledakan penyakit terutama yang berkaitan dengan jamur.

Kondisi lingkungan yang lembab dan basah tentu menjadi kondisi yang nyaman bagi perkembangan patogen atau sumber penyakit. Kini, menghadapi musim penghujan sudah terlihat banyak penyakit akibat jamur mulai bermunculan, penyakit antraknosa salah satunya.

Penyakit ini perlu perhatian khusus karena dampak yang ditimbulkan cukup ngeri-ngeri sedap. Penyakit antraknosa, atau antraknose atau patek ini hampir selalu menyerang pada saat musim tanam, terutama pada tanaman cabe atau tomat yang sudah besar buahnya.

Bayangin aja sobat BT, buah yang sebentar lagi akan dipetik tiba-tiba busuk dan mengering. Pada musim hujan seringkali kerusakannya parah hingga 80-100%. Impian akan hasil usaha keras dan pengorbanan musnah begitu saja. Yang ada di depan mata adalah kekecewaan dan rasa sesal yang begitu besar. Bikin nyesek, kan?

Itulah gambaran bagaimana akibat yang timbul akibat serangan penyakit atraknosa ini. Pengetahuan tentang penyakit, penyebab, gejala hingga pengendaliannya sangat perlu dipahami agar tanaman anda aman, bisa dipanen dengan kuantitas dan kualitas yang tinggi tentunya.

Apa itu penyakit antraknosa/patek? Apa penyebab antraknosa/patek?

Penyakit antraknosa adalah penyakit yang disebabkan jamur  serangan Colletotrichum capsici (pada cabai). Jamur Colletotrichum capsici ini berkembang pesat pada lingkungan yang lembab dan basah. Kondisi ini tentu lebih banyak ditemui pada saat musim hujan berlangsung.

Baca juga : Curah Hujan Masih Tinggi, Waspada Serangan Penyakit Busuk Daun

Sebenarnya tak hanya di musim hujan, serangan antraknosa juga bisa menyerang tanaman saat musim kemarau apabila kondisinya memungkinkan, misalnya saat ada fenomena kemarau basah atau badai La Nina.

Penyakit antraknosa umumnya menyerang pada hampir semua bagian tanaman, mulai dari ranting, cabang, daun dan buah. Fase serangannya pun mulai sejak fase perkecambahan, fase vegetatif (pertumbuhan) sampai fase generatif (pembuahan).

Cara kerja dari jamur Colletotrichum capsici adalah dengan jalan menginfeksi dinding sel tanaman. Pada fase perkecambahan serangannya menyebabkan tanaman gagal berkecambah. Sedangkan pada saat fase generatif menyebabkan buah yang akan masak dan hendak dipanen menjadi busuk dan mengering.

Penyakit antraknosa ini memiliki tanaman inang yang cukup beragam. Selain pada cabai atau tomat, tanaman yang menjadi inang dari penyakit antraknosa ini antara lain paprika (sweet pepper), semangka, buah naga, melon, timun, bawang merah, buncis, dan mangga.

Gejala antraknosa/patek

Gejala serangan antraknosa pada buah yaitu :

anthracnose1227-missouribotanicalgarden-organtraknosa pada tomat. Image source : missouribotanicalgarden.org

antraknosa pada paprika. Image source :scoop.it

  • Pada buah ada tanda bercak melingkar, cekung bewarna coklat pada pusatnya serta bewarna coklat muda pada sekeliling lingkarannya.
  • Pada perkembangannya, bercak tersebut akan meluas kemudian menyebabkan buah membusuk, kering dan jatuh.
  • Penyebaran jamur Colletotrichum capsici dibantu oleh air dan angin, sehingga akan menyebar dengan cepat ke bagian buah yang lain yang belum terinfeksi.

Bagaimana pengendalian antraknosa/patek?

Pengendalian penyakit antraknosa ini bisa dilakukan dengan beberapa cara antara lain :

1. Pencegahan dan antisipasi antraknosa/patek, dilakukan dengan cara memperkuat ketahanan tanaman. Untuk memperkuat ketahanan tanaman perlu dilakukan pemupukan yang tepat dan berimbang. Tanaman yang kebutuhan nutrisinya terpenuhi secara seimbang (N, P, K) maka tanaman tersebut akan lebih tahan terhadap serangan jamur.

Baca juga : Mengapa Pemupukan Harus Tepat dan Berimbang? Ini Dia Jawabannya

Jika perlu tambahkan pupuk yang mengandung unsur kalsium (Ca) tinggi. Unsur Ca adalah unsur utama penyusun dinding sel tanaman. Pemberian kalsium membuat dinding sel buah lebih kuat dan lebih susah ditembus oleh jamur Colletotrichum capsici. Pemberian kalsium juga dapat dilakukan dengan cara pengocoran dolomit atau kapur pertanian (CaMg(CO3)2).

Baca juga : 3 Jenis Kapur Pertanian untuk Memperbaiki Tanah Asam

2. Jika tanaman sudah terserang, cara mengatasi antraknosa/patek yaitu melakukan pengendalian dengan fungisida. Fungisida  yang digunakan untuk mengendalikan antraknosa/patek berdasarkan cara kerjanya dibedakan menjadi 2 yaitu kontak dan sistemik :

  • Cara kerja kontak : mankozeb, propineb, klorotalonil, tembaga hidroksida.
  • Cara kerja sistemik : benomil, metalaksil, dimetomorf, siprokonazol, difenokonazol, tebukonazol, azoksitrobin, karbendazim.

Catatan Penting…!

1. Jangan mencampur fungisida yang cara kerja nya sama, misal mankozeb+propineb, hal ini selain efektifitasnya tidak bertambah justru boros biaya.

2. Bahan aktif di atas merk nya bermacam-macam, saat anda ke toko pertanian anda cukup menanyakan fungisida bahan aktif mana yang anda inginkan. Dan jangan terpacu pada merk, karena merk yang terkenal harganya cenderung mahal. Disisi yang lain merk yang kurang terkenal, hasilnya efektif walau harganya jauh lebih murah.

3. Untuk hasil yang efektif, lakukan mixing antara fungisida kontak dan sistemik, untuk teknik mixing nya bisa anda baca pada artikel 3 Prinsip dalam Mencampur (Mixing) Pestisida yang Tepat.

Baca juga : 

Sampai disini dulu ya bahasan tentang Penyakit Antraknosa, Penyebab, Gejala serta Cara Pengendaliannya. Semoga artikel yang singkat ini bermanfat buat sobat BT semua ya. Jangan lupa untuk membagikan ke saudara, sahabat dan teman anda yang lain agar bisa memberikan manfaat yang lebih.

Sekian dan terimakasih ^^

Salam Hangat 🙂

Belajartani.com

 

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...

Related For Penyakit Antraknosa pada Cabai, Penyebab, Gejala dan Cara Pengendaliannya

Tambahkan sebagai Teman

Arsip BelajarTani.com

Follow BelajarTani.com