Menu

Daftar Pestisida Berbahan Aktif Ganda untuk Pengendalian Hama Penyakit pada Tanaman Cabai

Share this :

mixing agrochem illustration

Belajartani.comMengendalikan hama penyakit pada tanaman cabai terkadang memang susah-susah gampang. Namun, pada dasarnya hama penyakit akan sangat mudah dikendalikan selama gejala awal dan tingkat serangannnya masih belum parah. Namun sulitnya adalah mengidentifikasi gejala awal dan serangannya karena beberapa jenis penyakit mempunyai tingkat serangan yang sangat cepat.

Oleh sebab itu, kembali ke slogan “lebih baik mencegah daripada mengobati”, maka langkah pencegahan atau preventif ideal dilakukan terutama saat cabai memasuki umur 1-3 minggu setelah pindah tanam. Namun hal ini terkadang belum menjamin bahwa tanaman cabai anda akan aman, ditandai dengan masih adanya gejalan serangan.

Lalu bagaimanakah agar upaya pengendalian berjalan efektif dan efisien?

Salah satunya dengan aplikasi pestisida berbahan aktif ganda.  Aplikasi bahan aktif ganda dilakukan jika menjelang fase generatif (pembungaan) masih saja terdapat gejala serangan.

Aplikasi insektisida atau fungisida berbahan aktif ganda (kombinasi pestisida cara kerja kontak dan sistemik) sangat baik efektif dan efisien dalam memberikan perlindungan (fungsi protektif) sekaligus pengendalian hama penyakit (fungsi kuratif).

Efektif tidaknya suatu pestisida bisa dilihat dari tanaman yang sakit bisa segera pulih dan tumbuh normal kembali. Pada daun yang terserang jamur misalnya akan bisa diamati daun tersebut menjadi kering (disebabkan jamur pada permukaan daun tersebut mati dan aktivitas serangannya juga terhenti).

Selain efektif, aplikasi pestisida berbahan aktif ganda juga dinilai efisien. Yang dimaksud efisien disini adalah mengurangi intensitas aplikasi sehingga akan mengurangi biaya tenaga kerja.

Untuk aplikasi pestisida berbahan aktif ganda, selama ini mungkin sobat BT melakukan mixing sendiri antara bahan aktif satu dengan yang lainnya. Agar benar-benar efektif, tentunya teknik mixing yang sobat BT lakukan harus tepat caranya. Teknik mencampur atau mixing bisa sobat BT baca pada artikel ini 3 Prinsip dalam Mencampur (Mixing) Pestisida yang Tepat.

Nah, mixing bisa dilakukan kalo bahan aktif yang dibutuhkan tersedia. Bagaimana jika tidak? Sobat BT bisa memakai pestisida yang sudah mengandung bahan aktif ganda dimana pestisida tersebut telah diformulasi oleh perusahaan pestisida atau agrochemical. Efektif, efisien dan praktis tentunya…!

Apa saja pestisida berbahan aktif ganda yang bisa digunakan untuk pengendalian hama penyakit pada tanaman cabai? Selengkapnya sobat BT bisa lihat pada tabel di bawah ini. Cekidot..!

Insektisida Berbahan Aktif Ganda untuk Tanaman Cabai

No Insektisida Bahan aktif Hama Produsen
1 BULFIDOR 300 SC betasiflutrin : 100 g/l imidakloprid : 200 g/l Trips PT. Remaja Bangun Kencana Chemicals
2 DHAPPAR 375 SC lamda sihalotrin : 75 g/l

imidakloprid : 300 g/l

Trips, Ulat Grayak PT. Rotam Indonesia
3 DOBELMAN 54 EC abamektin : 36 g/l imidakloprid : 18 g/l Trips, Ulat grayak, Kutu daun PT. Ria Indo Agri
4 GALIL 300 SC bifentrin : 50 g/l imidakloprid : 250 g/l Trips, Penggerek buah, Kutu kebul, Kutu daun PT. Royal Agro Indonesia
5 MOVENTO ENERGY 240 SC spirotetramat : 120 g/l imidakloprid : 120 g/l Trips, kutu kebul, kutu daun persik PT. Bayer Indonesia
6 NEONERO 32,5 WP abamektin : 2.5% imidakloprid : 30% Trips, kutu daun persik CV. Mitra Artha Sejati
7 NESTOR 25 EC abamektin : 20 g/l imidakloprid : 5 g/l Trips, kutu daun persik PT. Dharma Guna Wibawa
8 TOTAL 10/40 EC imidakloprid : 10 g/l sipermetrin : 40 g/l Ulat grayak PT. Tanindo
9 TOTAL MAX 200 EC imidakloprid : 100 g/l sipermetrin : 100 g/l Ulat tanah, kutu kebul PT. Tanindo
10 DEBEST 200/20 EC klorpirifos : 200 g/l abamektin : 20 g/l Trips, Ulat grayak PT. Sari Kresna Kimia
11 VOLIAM TARGO 63 SC abamektin : 18 g/l klorantraniliprol : 45 g/l Trips, Penggerek buah, Lalat buah PT. Syngenta Indonesia
12 COUNTER PLUS 50/1,8 WG asefat : 50%

imidakloprid : 1.8%

Trips, Ulat grayak PT. UPL Indonesia
13 BM CYCHLOPHOS 500/50 EC klorpirifos : 500 g/l sipermetrin : 50 g/l Ulat grayak PT. Behn Meyer AgriCare
14 PROVIDE-X 21/45 SC emamektin benzoat : 21 g/l

sipermetrin : 45 g/l

Ulat grayak PT. Agro Persada

 

15 ALIKA 247 ZC lamda sihalotrin : 106 g/l tiametoksam : 141 g/l Kutu daun persik, Ulat grayak, PT. Syngenta Indonesia
16 VIRTAKO 300 SC tiametoksam : 200 g/l klorantraniliprol : 100 g/l Ulat grayak, Lalat buah PT. Syngenta Indonesia
17 NAPIR PLUS 150 EC klorfenapir : 100 g/l

beta siflutrin : 50 g/l

Trips, kutu daun persik, lalat buah PT. Agro Sejahtera Indonesia
18 DENIM FIT 50 WG emamectin benzoat : 10%

lufenuron :  40%

Penggerek buah PT. Syngenta Indonesia
19 NURELLE D 500/50 EC klorpirifos : 500 g/l

sipermetrin : 50 g/l

Trips, penggerek buah PT. Dow AgroSciences Indonesia
20 AM – BEST 100 ME asetamiprid : 50 g/l

fipronil : 50 g/l

Trips, Kutu daun, Ulat grayak PT. Bioworld Biosciences

 

Fungisida Berbahan Aktif Ganda untuk Tanaman Cabai

No Fungisida Bahan aktif Penyakit Produsen
1 BION M 1/48 WP asibenzolar s-metil 1, mankozeb 48 Antraknosa (busuk daun/buah) Colletotrichum, Busuk daun Phytophtora PT. Syngenta Indonesia
2 COZENE 70/10 WP mankozeb : 70 %

karbendazim : 10 %

Antraknosa Colletotrichum, Busuk batang Rhizoctonia PT. Petrosida Gresik
3 CURXANIL 8/64 WP mankozeb : 64 %

simoksanil : 8 %

Antraknosa Colletotrichum PT. Petrokimia Kayaku
4 CURZATE 8/64 WP mankozeb : 64 %

simoksanil : 8 %

Antraknosa Colletotrichum, Busuk daun Phytophtora, layu Fusarium PT. DuPont Agricultural Products Indonesia
5 DELSENE MX 80 WP mankozeb : 73,8 %

karbendazim : 6,2 %

Antraknosa Colletotrichum, Bercak daun Cercospora, Busuk batang Rhizoctonia PT. DuPont Agricultural Products Indonesia
6 RETRO 8/64 WP metalaksil : 8 %

mankozeb : 64 %

Antraknosa Colletotrichum, Gloeosporium PT. Dalzon Chemicals Indonesia
7 VICTORY MIX 8/64 WP mankozeb : 64 %

simoksanil : 8 %

Busuk daun Phytophtora PT. Tanindo
8 AMISTARTOP 325 SC azoxistrobin : 200 g/l

difenokonazol : 125 g/l

Antraknosa Colletotrichum, Bercak daun Cercospora, Busuk batang Rhizoctonia PT. Syngenta Indonesia
9 RECOR PLUS 300 EC difenokonazol : 150 g/l

propikonazol : 150 g/l

Antraknosa Colletotrichum, Gloeosporium, Busuk batang Rhizoctonia PT. Tanindo
10 ARSECA 8/64 WP simoksanil : 8%

klorotalonil : 64 %

Busuk daun Phytophtora PT. Dharma Guna Wibawa
11 CIGAL 500 SC klorotalonil  : 375 g/l tebukonazol :125 g/l Antraknosa Colletotrichum, layu Fusarium PT. Rotam Indonesia
12 DACONIL COMBI 60 / 20 WP klorotalonil : 60 %

simoksanil : 20 %

Busuk daun Phytophtora PT. Exindo Rahardja Pratama
13 FOLIO GOLD 440 SC klorotalonil : 400 g/l

mefenoksam : 40 g/l

Busuk daun dan Busuk buah Phytophtora PT. Syngenta Indonesia
14 MIXTAN 600 SC dimetomorf : 100 g/l

klorotalonil : 500 g/l

Busuk daun Phytophtora PT. Rotam Indonesia
15 PYRAMID 72 WP klorotalonil : 64 % metalaksil : 8 % Busuk daun Phytophtora PT. Arysta LifeScience Tirta
16 REVUS OPTI 440 SC klorotalonil : 400 g/l

mandipropamid : 40 g/l

Antraknosa Colletotrichum, Busuk daun Phytophtora PT. Syngenta Indonesia
17 RETRO 8/64 WP metalaksil : 8 %

mankozeb : 64 %

Antraknosa Colletotrichum, Gloeosporium PT. Dalzon Chemicals Indonesia
18 DARGO 76 WP propineb : 70 %

simoksanil : 6 %

Busuk daun Phytophtora, Busuk batang Rhizoctonia PT. Deltagro Mulia Sejati
19 TOPICOL 57 WG propineb : 44 %

dimetomorf : 13 %

Bercak daun Cercospora, Busuk batang Rhizoctonia, Antraknosa Colletotrichum PT. Fadjarpurnama Pratama Inti
20 TRIVIA 73 WP propineb :67 %

fluopikolid : 6 %

Antraknosa Colletotrichum, Busuk daun Phytophtora PT. Bayer Indonesia
21 EQUATION PRO 52 WG simoksanil : 29,0 %

famoksadon : 22,5 %

Bercak daun Alternaria, Busuk daun Phytophtora PT. DuPont Agricultural Product Indonesia
22 CABRIOTOP 60 WG metiram : 55 %

piraklostrobin : 5 %

Bercak daun Cercospora, Antraknosa Colletotrichum PT. BASF Indonesia
23 ZAMPRO 525 SC initium : 300 g/l

dimetomorf : 225 g/l

Busuk daun Phytophtora PT. BASF Indonesia

Baca juga :

Itulah beberapa merk insektisida dan fungisida berbahan aktif ganda yang bisa anda gunakan. Gimana sobat BT, cukup banyak bukan..? 😀

Demikian mudah-mudahan bisa menambah wawasan anda semua. Mohon maaf jika data yang saya sajikan mungkin kurang lengkap. Jangan lupa bagikan pada saudara, sahabat dan teman anda yang lain ya. Sekian dan terimakasih ^^

Salam hangat 🙂

BelajarTani.com

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...

Related For Daftar Pestisida Berbahan Aktif Ganda untuk Pengendalian Hama Penyakit pada Tanaman Cabai

Tambahkan sebagai Teman

Arsip BelajarTani.com

Follow BelajarTani.com