Menu

Cara Mudah Mengukur Kekurangan Unsur Hara (Plant Deficiency Guide) dari Daun Tanaman

Share this :

Belajartani.com – Assalamulaikum, apa kabar sobat BT semua? Semoga selalu sehat dan berbahagia dalam lindunganNya ya..

Hari minggu yang lalu ceritanya saya lagi jalan-jalan di web Kementan. Nah pas lagi asyik jalan-jalan itu sobat saya nemuin gambar dibawah ini sobat BT.

mengukur-kekurangan-hara-daun

Mengukur kekurangan hara dari daun. Sumber gambar : http://cybex.pertanian.go.id/files/7i6jaG0O/20150128222335-Daun%20Jagung.jpg

Gambar tersebut memaparkan perbedaan kekurangan unsur hara pada tanaman jagung dilihat dari tampilan daunnya. Kekurangan unsur hara terutama pada unsur makro nampak sangat signifikan sekali perbedaannya.

Cukup menarik sobat BT, kemudian gambar tersebut saya print,โ€œsiapa tahu nanti ini bisa berguna untuk teman-teman petaniโ€ begitu pikir saya.

===skip… skip… skip…===

Kebanyakan petani pada umumnya belum bisa membedakan gejala defisiensi unsur hara dengan tepat, sehingga tanaman mengalami defisiensi atau tidak, kegiatan pemupukan tetap saja dilakukan, padahal ini kan boros..hehe

Atau ada juga petani yang mendapati daunnya bewarna kuning, namun mereka bingung unsur mana yang kurang pada tanaman mereka. Akhirnya dipupuk macam-macam deh. Nah dengan tau gejala defisiensi maka pupuk yang dilakukan akan tepat sasaran.

Buat yang pengalaman barangkali gambar ini tidak begitu diperlukan, tapi bagi yang baru belajar tani, gambar ini tentu sangat bermanfaat. Terbukti saat saya menunjukkan kepada petani saya, mereka meminta saya untuk mengkopikan, padahal mereka sudah berpengalaman loh…hehehe ๐Ÿ˜€

tolong saya di fotokopikan juga ya, mas..” kata salah seorang petani yang sudah berkecimpung lama di percabaian ini.

“siap 86 pak..!” begitu jawab saya singkat ๐Ÿ˜€

===skip… skip… skip…===

Mungkin sobat BT lantas bertanya apakah tabel gambar ini berlaku untuk semua tanaman? Apakah juga bisa dijadikan untuk panduan saat hendak mengukur deficincy pada selain jagung, pada tanaman cabai misalnya.

Jawabannya BISA..!

Ya pada prinsipnya sama saja. Sama halnya seperti manusia jika ada yang kekurangan vitamin, tentu gejalanya akan sama entah orang Amerika, atau Indonesia tentu akan sama juga.

Iseng-iseng saya coba googling kemudian saya dapat gambar gejala defisiensi pada tanaman cabai (chili plant deficiency guide). Dan jika anda amati gejala yang ditimbulkan ternyata sama saja kan..?!

defisiensi-pada-tanaman-cabai

Gejala defisiensi pada tanaman cabai (chili plant deficiency guide). Sumber gambar : plantvillage.org

ยป Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro Primer

Kekurangan Nitrogen (N) : Daun tua akan menjadi hijau muda kemudian berubah menjadi kuning. Kemudian mengering dari bagian bawah ke bagian atas. daun yang mengering akan mati lalu gugur.

Kekurangan phosphorus (P) : Warna daun seluruhnya berubah menjadi gelap. pada tepi daun, cabang dan batang akan berubah menjadi warna ungu yang pelan-pelan akan berubah menjadi warna kuning.

Kekurangan Kalium (K) atau Potassium : Daun-daun terutama daun tua akan mengeriting tetapi tidak merata. Kemudian timbul bercak-bercak bewarna merah kecoklatan, lantas daun akan mengering dan mati.

Baca juga :

ยป Gejala Kekurangan Unsur Hara Makro Sekunder

Kekurangan Magnesium (Mg) : Daun tua mengalami klorosis (yang awalnya bewarna hijau berubah menjadi kekuningan) dan nampak ada bercak-bercak coklat. warna kekuningan ini juga akan timbul di antara tulang-tulang daun.

Kekurangan Kalsium(Ca) : Daun muda pada tepinya mengalami klorosis yang pada akhirnya juga akan menyebar pada tulang-tulang ย daun muda hingga seluruhnya berubah menjadi kuning.

Kekurangan Belerang (S) : Umumnya terjadi pada seluruh daun muda. warna daun muda berubah menjadi hijau muda, kadang-kadang tidak merata, sedikit mengkilat, agak keputihan dan berubah menjadi kuning-kuning hijau.

ยป Gejala Selain Unsur Hara

Kekurangan air : Daun tanaman yang kekurangan air akan menunjukkan gejala menggulung ke atas. Perkembangan tanaman akan terhambat. Jika kekurangan air terjadi pada fase pengisian biji pada jagung misalnya, akan mengakibatkan penurunan bobot biji. Kualitas biji juga akan menurun karena pengisian berlangsung tidak sempurna.

Serangan bercak daun Helmintosporium sp : Daun yang terserang serangan jamur ini akan timbul gejala berupa bercak lonjong atau memanjang yang mula-mula basah, lalu mengering. Gejala awal dimulai pada ujung daun kemudian menyebar ke pelepah.

Keracunan zat kimia (overdosis pestisida) : Daun yang keracunan pestisida nampak seperti terbakar. Konsentrasi yang melebihi dosis anjuran ditambah waktu aplikasi yang salah (saat panas terik) menjadi penyebab daun mengering dan mati.

Nah, bagaimana sobat BT, untuk melihat defisiensi kekurangan hara pada tanaman ternyata cukup mudah bukan? Dengan tahu kuncinya, tentu anda tak akan lagi dibingungkan dalam memberi keputusan langkah apa yang akan anda ambil.

Demikian artikel Cara Mudah Mengukur Kekurangan Unsur Hara (Plant Deficiency Guide) dari Daun. Semoga bermanfaat ya. ย 

Selamat menjadi detektif tanaman…! ๐Ÿ˜€

Sekian dan terimakasih ^^

Salam hangat ๐Ÿ™‚

BelajarTani.com

Bagikan ke teman anda :
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
loading...

Related For Cara Mudah Mengukur Kekurangan Unsur Hara (Plant Deficiency Guide) dari Daun Tanaman

Tambahkan sebagai Teman

Arsip BelajarTani.com

Follow BelajarTani.com