Menu

Cara Mudah Menghitung Kebutuhan Pupuk pada Tanaman Cabai

27/05/2017 | Pupuk dan Pestisida
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars (1 votes, average: 5.00 out of 5)
Loading...

Belajartani.com – Seperti yang kita ketahui bersama sobat BT, pemupukan adalah satu faktor sangat penting untuk suksesnya kegiatan usaha tani/budidaya pertanian. Dalam konsep panca usaha tani, kegiatan pemupukan menjadi bagian yang sama pentingnya dengan pengolahan tanah atau pengendalian hama penyakit.

Oleh karena masing-masing unsur dalam panca usaha tani begitu berpengaruh, maka apabila salah satunya tidak terpenuhi, upaya untuk mencapai hasil panen maksimal pun akan terkendala. Pemupukan yang dilakukan tidak efektif/tepat, akan berpengaruh secara nyata terhadap hasil panen.

Kalo kita kembali pada definisi pemupukan, kegiatan pemupukan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan makanan/zat hara tanaman. Jika tanaman anda sehat dan cadangan hara di tanah nya sudah cukup (setelah dianalisis laboratorium) tentu tidak perlu dilakukan pemupukan. Untuk kasus tanah yang sudah kaya hara ini, kegiatan pemupukan didasarkan hanya untuk menambah/mengganti hara yang telah terhisap tanaman dan telah terkonversi menjadi panen tentunya.

Seringkali masalah klasik yang muncul dalam kegiatan pemupukan adalah tidak efektif atau kurang tepatnya aplikasi pupuk yang diberikan. Jika pupuk yang diberikan sedikit pertumbuhan tanaman menjadi lambat, tetapi jika terlampau berlebihan berakibat pada gejala overdosis dan pemborosan cost operasional.

Lalu berapakah jumlah pupuk yang harus kita berikan?

Sejauh saya membaca banyak literatur (khusus nya untuk tanaman cabai) banyak sekali versi-nya. Di lapangan pun sama, di tingkat petani cabai bermacam-macam prakteknya. Awalnya saya pun bingung untuk membuat formula atau standar, namun akhirnya saya sendiri berkesimpulan kebutuhan pupuk tanaman cabai bersifat tidak baku, tapi kondisional. Tergantung kondisi tanaman dan kandungan hara di tanah.

Tiap fase pertumbuhan, kebutuhan pupuk tanaman akan berbeda. Tidak jauh dengan manusia, kebutuhan saat bayi, balita, remaja dan dewasa juga tidak sama dan cendereung bertambah. Pada tanaman cabai dan lainnya pun juga sama, kebutuhan pupuk akan bertambah seiring bertambahnya fase pertumbuhan.

Pemupukan pada tanaman cabai bisa dilakukan dengan pengocoran, tugal atau foliar (pupuk daun) atau pun kombinasi ke-3 nya. Menghitung kebutuhan pupuk pada tanaman cabai cukup mudah dan sederhana kok.

Di sini kita coba meghitung kebutuhan pupuk untuk 1000 tanaman cabai, berapa kilogram pupuk jika aplikasi menggunakan drum atau tangki. Mudah-mudahan uraian nya bisa dimengerti dan dipahami.

1. Pengocoran, dilakukan setiap 1 minggu sekali.

a. pada umur 7 hst, 14 hst dan 21 hst : pupuk NPK 16-16-16, dosis 3 gram/tanaman (250 ml air/tanaman), maka 1liter bisa untuk 4 tanaman.

#maka dibutuhkan air   

= 1000 tan

= 1000 (250 ml)

= 1000 (0,25 liter)

= 250 liter

#maka dibutuhkan pupuk   

= 1000 tan x 3 gram/tan

= 3 kg pupuk NPK

#menghitung kebutuhan pupuk jika melarutkan pupuk pada drum atau tangki kocor

1 drum 200 liter dibutuhkan

= 3 gram/tan x 200 liter

= 3 gram/tan x 200 (4 tan)

= 3 gram/tan x 800 tan

= 2400 gram

= 2,4 kg pupuk NPK

sisa 200 tanaman   

Loading...

= 200 (250 ml)

= 50.000 ml = 50 liter

kebutuhan pupuk 50 liter  

= 3 gram/tan x 50 liter

= 3 gram/tan x 50 (4 tan)

= 3 gram/tan x 200 tan

= 600 gram

= 0,6 kg pupuk NPK

1 tangki kocor 20 liter dibutuhkan   

= 3 gram/tan x 20 liter

= 3 gram/tan x 20 (4 tan)

= 3 gram/tan x 80 tan

= 240 gram pupuk NPK

b. Pada umur 28 hst, 35 hst, dan 42 hst : pupuk NPK 16-16-16+SP36 perbandingan 2 : 1, dosis 5 gram/tanaman (250 ml air/tanaman), maka 1liter bisa untuk 4 tanaman.

#maka dibutuhkan

= 1000 tan x 5 gram/tan

= 5 kg pupuk NPK+SP36 (3,5 kg NPK + 1,5 SP36)

1 drum 200 liter dibutuhkan

= 5 gram/tan x 200 liter

= 5 gram/tan x 200 (4 tan)

= 5 gram/tan x 800 tan

= 4000 gram

= 4,0 kg pupuk NPK+SP36

1 tangki kocor 20 liter dibutuhkan 

= 5 gram/tan x 20 liter

= 5 gram/tan x 20 (4 tan)

= 5 gram/tan x 80 tan

= 400 gram pupuk NPK+SP36

c. Pada umur 49 hst, 56 hst, dan 63 hst : pupuk NPK 16-16-16+SP36+KCl perbandingan 1 : 1 : 1, dosis 10 gram/tanaman (250 ml air/tanaman), maka 1liter bisa untuk 4 tanaman.

#maka dibutuhkan  

= 1000 tan x 10 gram/tan

= 10 kg pupuk NPK+SP36+KCl (3,3 kg NPK + 3,3 SP36 + 3,3 KCl)

1 drum 200 liter dibutuhkan   

= 10 gram/tan x 200 liter

= 10 gram/tan x 200 (4 tan)

= 10 gram/tan x 800 tan

= 8000 gram

= 8,0 kg pupuk NPK+SP36+KCl

1 tangki kocor 20 liter dibutuhkan  

= 10 gram/tan x 20 liter

= 10 gram/tan x 20 (4 tan)

= 10 gram/tan x 80 tan

= 800 gram pupuk NPK+SP36+KCl

2. Tugal

a. Menjelang fase generatif (pembungaan 25 hst), pupuk NPK 16-16-16+SP36 perbandingan 2 : 1, dosis 10 gram/tan.

#maka dibutuhkan  

= 1000 tan x 10 gram/tan

= 10 kg pupuk NPK+SP36 (6,5 kg NPK + 3,5 SP36)

b. Menjelang fase generatif (pembesaran buah 50 hst), pupuk NPK 16-16-16+SP36+KCl perbandingan 1 : 1 : 1, dosis 20 gram/tan.

#maka dibutuhkan

= 1000 tan x 20 gram/tan

= 20 kg pupuk NPK+SP36 (6,5 kg NPK + 6,5 SP36 + 6,5 KCl)

c. Penyemprotan (pupuk daun)

Selain melalui pengocoran dan tugal, nutrisi tanaman juga diberikan melalui foliar spray, penyemprotan. Jenis dan dosisi pupuk daun yang digunakan disesuaikan dengan fase pertumbuhan tanaman. Dosis yang digunakan biasanya berkisar 1-3 gram/liter.

Baca juga :

Nah, sobat itulah uraian bagaimana cara menghitung kebutuhan pupuk tanaman cabai, jika menggunakan drum atau tangki kocor. Bisa dipahami kan? Saya harap demikian.

Semoga bermanfaat. Jangan lupa untuk membagi ke saudara, sahabat dan teman anda yang lain. Sekian dan terimakasih ^^

Salam hangat 🙂

BelajarTani.com

Bagikan ke teman anda :
  • 9
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    9
    Shares
  •  
    9
    Shares
  • 9
  •  
  •  
  •  
  •  

Tambahkan sebagai Teman

Arsip BelajarTani.com

Choose Language

Follow BelajarTani.com

Terimakasih telah mengunjungi BelajarTani.com, Jangan lupa like and share ya Sob..! [HL♥PISD]