bt
Menu

Bunga Cabai Rontok, Apasih Penyebabnya?

19/01/2018 | Holtikultura

Belajartani.com – Akhir-akhir ini, memasuki awal tahun antusiasme petani menanam cabai sungguh amat tinggi sekali. Namun seperti pada tahun sebelumnya, masih terdapat kendala, salah satunya bunga cabai rontok. “Bagaimana solusinya?”. Pertanyaan singkat dari sobat BT yang saat ini sedang menanam cabai merah.

Namun pertanyaan ini kurang tepat menurut saya. Sebelum menjawab bagaimana solusinya? Kita harus tahu apa penyebab dari bunga cabai rontok. Hal ini kembali mengingatkan kepada kita bahwa menanam cabai itu susah-susah gampang.

Kadang sudah paham teori dan pengalaman sebelumnya, namun karena rasa panik yang melanda akhirnya jadi bingung sendiri deh, lupa pada akar masalah mengapa bunga cabai tersebut rontok.

Bunga atau bunga cabai rontok adalah salah satu masalah yang muncul saat usia tanaman memasuki generatif. Bisa karena banyak hal, tapi gak jauh dari soal teknik budidaya. Baiklah mari kita analisa sama-sama “apa sih penyebab bunga cabai rontok?”

1. Kebanyakan Nitrogen

Memasuki masa pembungaan, kebutuhan N (Nitrogen) cenderung menurun. Hal ini dikarenakan Nitrogen dibutuhkan banyak pada saat fase pertumbuhan, pembentukan cabang dan ranting tanaman.

Bunga cabai rontok

Seringkali, ada saja petani yang memberi pupuk N berlebihan seperti Urea atau pupuk N tinggi pada tanaman cabai yang sedang berbunga. Tak lama kemudian bunga cabainya banyak yang rontok.

Baca juga : Mengapa Pemupukan Harus Tepat dan Berimbang? Ini Dia Jawabannya

Pada kondisi ini, sebaiknya hentikan penggunaan pupuk N tinggi, mulai aplikasikan pupuk Kalsium, Boron serta Kalium agar tangkai bunga lebih kokoh dan tidak mudah rontok.

Baca juga : Untuk Kebutuhan Kalium, Pilih Pupuk ZK, KCl atau KNO3 ?

2. Serangan Hama Trips

Hama trips adalah hama yang sangat “setia” menyerang tanaman cabai terutama pada ujung daun muda dan bunga. Ujung daun yang cling dan mulus adalah salah satu tanda bahwa tanaman cabai anda sehat dan aman dari serangan trips.

Baca juga : Kupas Tuntas Hama Penyakit Utama Tanaman Cabai (lengkap dengan gambar)

Keberadaan hama trips pada bunga cabai nyatanya tak bisa dianggap sebelah mata, terutama jika populasinya melebihi ambang batas ekonomi.

Baca juga : Mengenal Nilai Ambang Batas Pengendalian pada Tanaman Pangan dan Horti

Diketahui juga ternyata trips juga suka menghisap cairan pada bunga cabai, nah inilah sebabnya mengapa bunga cabai menjadi rontok. Untuk mengatasi masalah ini terlebih dulu anda musti mensterilkan tanaman anda dari hama trips.

Selain karena serangan hama trips, bunga cabai pada tanaman yang terserang virus (gemini atau mosaik) juga mudah rontok. Hal ini diduga akibat metabolisme dalam daun terganggu akibat serangan virus tersebut.

loading...

3. Kekeringan

Kekeringan merupakan gejala tanaman yang mengalami kekurangan air. Biasanya terjadi pada musim kemarau dimana persediaan air berkurang. Biasanya tanaman yang mengalami kekurangan air daunnya menggulung ke atas.

Saat kekeringan, perkembangan tanaman menjadi terhambat. Jika kekeringan terjadi saat masa pembungaan maka bunga mudah sekali rontok. Jika pada saat pembentukan buah maka buah menjadi tidak bobot.

Mengatasinya dengan memperbaiki sistem irigasi atau pengairan, sehingga kebutuhan air pada masing-masing fase pertumbuhan tercukupi.

Baca juga : Cara Mudah Mengukur Kekurangan Unsur Hara (Plant Deficiency Guide) dari Daun Tanaman

4. Overdosis Pestisida

Aplikasi pestisida terutama kimia harus berdasarkan petunjuk, khususnya dosis. Seringkali petani aplikasi pestisida berlebihan sehingga menyebabkan gejala overdosis.

Gejala overdosis ditunjukkan dengan ujung daun (pupus) tanaman yang terbakar. Untuk mencegah agar tidak overdosis, gunakanlah dosis anjuran paling minimal, jika masih belum efektif naikkan sedikit demi sedikit hingga sampai dosis yang pas.

Baca juga : Tips Cara Memilih Pestisida yang Tepat

5. Aplikasi ZPT Berlebihan

ZPT atau Zat Pengatur Tumbuh (PGR) mempunyai fungsi untuk merangsang tanaman agar mudah berbunga, di luar musim sekalipun. Biasanya petani cabai memakai ZPT Giberelin untuk merangsang munculnya pembungaan yang serentak.

Baca juga : Ingin Tanaman Berbuah Di Luar Musim? Simak Tips Berikut Ini (Nomor 4 Wajib…!)

Namun perlu diperhatikan agar aplikasinya berdasarkan dosis anjuran dan tidak berlebihan. Walau berfungsi untuk memacu pembungaan, kalo berlebihan justru membuat bunga cabai rontok. 

Baca juga : 5 Jenis Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) Dan Perannya Bagi Pertumbuhan Tanaman

Bunga cabai rontok pada tanaman bervirus

Nah sobat BT, itu dia faktor penyebab bunga cabai rontok, berdasar pengalaman belajartani.com. Mungkin anda punya pengalaman yang berbeda. Terutama karena perbedaaan geografi (tempat/ lokasi), iklim dan musim tanam.

Dan karena bunga cabai rontok disebabkan aspek budidaya maka cara mencegah, mengatasi bunga cabai rontok tentu memperbaiki dulu teknik budidayanya.

Jika ada kejadian bunga cabai anda rontok, coba analisa dan ingat-ingat, kira-kira mana penyebabnya. Jika sudah tau penyebabnya tinggal anda ambil langkah solusinya. Perlahan namun pasti tanaman cabai anda akan pulih kembali.

Semoga bermanfaat…! Jika anda pikir artikel ini bermanfaat, mohon bagikan ke saudara, sahabat atau teman anda yang lain ya sob. Sekian saya ucapkan terimakasih ^^

Salam hangat 🙂

BelajarTani.com

Bagikan ke teman anda :
  • 46
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    46
    Shares

Tambahkan sebagai teman

Arsip BelajarTani.com

Choose Language

Follow BelajarTani.com

Terimakasih telah mengunjungi BelajarTani.com, Jangan lupa like and share ya Sob..! [HL♥PISD]